Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raja Klungkung Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

Bali Tribune/ DIUSULKAN - Rapat pengusulan Ide Dewagung Jambe sebagai Pahlawan Nasional, Rabu (30/9/2020) lalu.
Balitribune.co.id | Semarapura -  Gugurnya Raja Klungkung saat memimpin Perang Puputan Kerajaan Klungkung melawan penjajah Belanda menjadi acuan formal rencana usulan tokoh kerajaan Klungkung Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional. Namun hingga saat ini keinginan itu belum terealisasi dan masih berkutat pada pembahasan.
 
Meski demikian, Pemkab Klungkung dan pihak Puri Klungkung sudah merampungkan kajian akademis dan berupaya menyiapkan persyaratan pendukung agar Ida Agung Jambe bisa segera diusulkan sebagai Pahlawan Nasional kepada Kementerian Sosial RI. Salah satu syarat pendukung adalah dengan mendirikan patung Ida Agung Jambe di Klungkung.
 
Rapat membahas rencana usulan tokoh Kerajaan Klungkung, Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional kembali digelar di Gedung Praja Mandala, Sekretariat Pemkab Klungkung, Rabu (30/9) lalu. Selain melibatkan Pemkab dan para tokoh Puri Klungkung, rapat tersebut juga melibatkan para akademisi dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).
 
Nama Ida Dewa Agung Jambe diusulkan setelah sebelumnya pemerintah pusat belum mengabulkan usulan nama Ida I Dewa Istri Kanya sebagai Pahlawan Nasional. Usulan ini dinilai lemah mengingat minimnya dokumentasi yang menggambarkan sosok Ida I Dawa Istri Kanya. Padahal dalam catatan sejarah, tokoh wanita dari Puri Klungkung tersebut, ikut berkontribusi besar dalam perjuangan melawan kolonial dengan memimpin Perang Puputan Kusamba 1849, dan berhasil mengugurkan salah satu jenderal Belanda yang paling berpengaruh di masanya yakni, Andreas Victor Michiel.
 
"Karena pengusulan Ida I Dewa Istri Kanya sudah gagal, maka sekarang akan diusulkan tokoh puri lainnya, yakni Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional," ujar I Wayan Wirata, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin di Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung.
 
Wirata mengungkapkan, kajian akademis pengusulan Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional sudah rampung. Bahkan salah satu syarat pendukung pengusulan Pahlawan Nasional, yakni pembuatan patung Ida Dewa Agung Jambe. Dari perencanaan dan DED (Detail Engineering Design)  telah rampung sejak 2 tahun lalu.
 
"Anggarannya sekitar Rp 4,5 miliar. Itu anggaran di perencanaan 2 tahun silam," ungkap Wirata.
 
Rencana pembangunan patung Ida Dewa Agung Jambe di utara Pemedal Agung Klungkung tidak kunjung rampung, karena masalah aset tanah. Status tanah Objek Kerta Gosa, yang menjadi lokasi rencana pembangunan patung itu belum jelas antara milik Pemkab atau Puri Klungkung.
 
Sementara akademisi sekaligus sejarahan Universitas Udayana, Prof Dr Anak Agung Bagus Wirawan Jumat (2/10/2020) mengungkapkan bahwa dirinya yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut sudah menyerahkan kajian secara akademis untuk pengusulan Ida Dewa Agung Jambe. Ke depan pihak Pemkab tinggal memenuhi persyaratan pendukung lain seperti, menyematkan nama Ida Dewa Agung Jambe untuk nama jalan, gedung, atau fasilitas publik. Termasuk rencana membangun patung Ida Dewa Agung Jambe di sisi Utara Pemedal Agung.
 
"Bagaimanapun Ida Dewa Agung Jambe dalam Perang Puputan Klungkung, mengisi lembaran sejarah  dalam periode menuju kemerdekaan Republik Indonesia," ungkap akademisi asal Desa Gelgel tersebut.
 
Terkait masalah aset lahan pembangunan patung Ida Dewa Agung Jambe, Bagus Erawan tidak mau berkomentar banyak.
 
"Saya hanya melakukan kajian, bahwa lokasi patung harus mendekati lokus peristiwa. Terkait lahan, itu menjadi kewenangan antara Pemkab dan pihak Puri Klungkung," ungkapnya. 
 
Ida Dewa Agung Jambe merupakan raja Kerajaan Klungkung yang mencetuskan Perang Puputan terhadap kolonial Belanda, Selasa 28 April 1928 silam. Dalam peristiwa heroik tersebut, raja Klungkung tersebut bertempur habis-habisan bersama rakyat dan keluarga kerajaan. Dalam peristiwa itu, selain raja dan permaisuri, satu-satunya putra mahkota kerajaan Klungkung pun ikut gugur saat Perang Puputan terjadi. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Keamanan Desa, Polda Bali Gandeng Forum Perbekel Tekan Angka Kriminalitas

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Intelkam Polda Bali memperkuat sinergi dengan para perbekel se-Bali guna menekan potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Langkah kolaboratif ini ditekankan melalui sistem kewaspadaan dini berbasis desa demi menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

balitribune.co.id | Praya - Kepedulian PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat terdampak musibah kembli diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Melalui PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, bantuan disalurkan PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Pariwisata Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat pelestarian seni, budaya, dan pariwisata kembali dihadirkan melalui pelaksanaan Tanah Lot Festival Tahun 2026 di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (28/8/2026). Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga hadir sekaligus membuka secara resmi Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 yang mengusung tema "Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Beri Edukasi Keselamatan Berkendara ke Pelajar SMP se-Badung

balitribune.co.id | Mangupura – Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam menanamkan kesadaran keselamatan berkendara sejak usia dini melalui edukasi safety riding kepada pelajar SMP di Kabupaten Badung. Kegiatan yang digelar pada Kamis (27/8/2026), di Mie Kober ini diikuti sebanyak 120 siswa SMP Negeri di wilayah Badung.

Baca Selengkapnya icon click

BI Dorong UMKM Hijau Lewat Ekonomi Sirkular dan Pengolahan Limbah

balitribune.co.id | Jakarta -  Limbah produksi tidak lagi sekadar dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga peluang untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Melalui konsep ekonomi sirkular, limbah dapat diolah menjadi produk bernilai tambah sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.