Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rangkul Generasi Millennial, Yosep Yulius Diaz Gelar Training Mitigasi

Yusdi Diaz bersama kaum millennial

BALI TRIBUNE -  Solidaritas generasi milenial peduli kemanusiaan menggelar training mitigasi bencana di YYDiaz Center, Renon Denpasar, Minggu (20/1). Kegiatan yang menghadirkan fasilitator Rudi Tjandi, Staf dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali ini bertujuan  mendekatkan pengetahuan generasi milenial mengenai manajemen  mitigasi bencana.  Menurut Koordinator YYDiaz Millenial, Heldy Ardyansyah, training mitigasi bencana ini sengaja digelar untuk menyiapkan sumber daya muda yang responsif. "Melalui pembekalan dasar-dasar mitigasi bencana ini diharapkan generasi milenial dapat menjadi solusi untuk mengurangi ancaman terhadap kelangsungan hidup manusia, kerugian fisik, ekonomi dan kerusakan infrastruktur saat bencana,” ungkapnya. Dikatakan Heldy bencana dapat datang kapan saja, sehingga yang mesti dipersiapkan adalah langkah-langkah praktis untuk mengurangi dampak yang dirugikan terhadap individu serta upaya untuk mencapai pemulihan yang cepat dan berkelanjutan. Ditemui di lokasi kegiatan, Staf BPBD Bali, Rudi Tjandi menyampaikan apresiasi atas inisiatif generasi milenial menggelar training mitigasi ini. "Kami mengharapkan peran serta masyarakat untuk menyiapkan diri sebelum terjadi bencana dapat terus ditingkatkan. Bencana itu sesuatu yang tidak bisa diprediksi, namun tugas bersama untuk meminimalisir dampaknya,” katanya. Ada tiga tahapan yang mesti dikenali yakni tahapan pra bencana, darurat bencana dan pasca bencana. “Hal yang mana dalam masa pra bencana sedapat mungkin menghindari tingkat ancaman terhadap kelangsungan hidup manusia, potensi kerugian fisik, ekonomi dan infrastruktur,” ujarnya. Sementara Yosep Yulius Diaz selaku penanggung jawab kegiatan mengungkapkan kegiatan training mitigasi bencana menjadi bagian dari bantuan aksi sosial kemanusiaan. Menurut Calon Anggota DPRD Bali, Dapil Denpasar dari Partai Gerindra ini, sudah waktunya saat ini, sel-sel kecil, komunitas-komunitas untuk saling mengingatkan, melatih, memberitahu, bagaimana bencana itu bisa kemungkinan terjadi pada saat yang tidak disangka-sangka. Menurut Yosep Yulius Diaz, langkah-langkah kecil yang kita buat sebelum nanti kalau kita sudah punya kewenangan kita bisa buat yang lebih besar. “Bagaimana mungkin kita buat langkah besar tetapi kita tidak pernah melakukan hal-hal kecil,” pungkasnya.  

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.