Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Pelipat Surat Suara, Sesaki Kantor KPUD Gianyar, Ditarget Selesai Pertengahan Maret

Bali Tribune/ SURAT SUARA - Pelipat Surat Suara di Gianyar didominasi Ibu Rumah Tangga.

Bali Tribune, Gianyar - Untuk mempermudah pengawasan, proses pelipatan surat suara Pilpres/ Pileg untuk Gianyar, dipusatkan di  Sekretariat KPUD Gianyar. Dengan melibatkan tenaga hingga seratus lima puluh orang lebih, gedung hnigga halaman KPUD penuh sesak.  KPUD Gianyar menargetkan seluruh surat suara sudah terlipat di pertengahn Maret ini.    Pantauan Bali Tribune, Minggu (10/3) kemarin, pelipatan surat suara,  KPU Gianyar mengerahkan 153 tenaga bantuan.  Didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga  yang berasal dari seputaran kantor kpu gianyar,  Desa Sidang, Siangan hingga Desa Blahbatuh. Untuk menghindrai senagtan matahri,  pelipat surat suara di bagia halamn depan , dipasang tenda dan dinding terpal. Anggota KPUD Gianyar, Komang Endra Gunawan menyebutkan pelipatan suara hari itu, khusus untuk pelipatan surat suara untuk DPRD Bali. Sedangkan pelipatan surat yang belum selesai adalah surat suara untuk DPR RI dan surat suara Pilpres. Disebutkan, proses pelipatan diperkirakan selesai dua minggu.   Disebutkan pula, proses pelipatan surat suara untuk DPRD Gianyar, diakui membutuhkan waktu banyak, karena harus terpisah dari masing-masing dapil dari lima dapil yang ada. “Kalau pelipatan surat suara Pilpres  lebih cepat. Hanya dua kali lipat dan kertasnya berukuran kecil di banding surat suara DPRD, DPR RI dan DPD Ri. Mengenai pengupahan, pelipatan surat suara menggunakan system borongan. Dimana setiap satu lipatan surat suara mendapatkan upah. Dikatakannya, pelipatan surat suara dprd persurat suara diupah sebesar rp 125, untuk surat suara dpd diupah rp 90 perlembar dan untuk surat suara pilpres rp 60 perlembar.  “ Nominal iniu sudah ada acuannya, termasuk tukang sortir juga mendapatkan upah,” terangnya. Tambahnya, setiap tenaga pelipat, sebelum melakukan pekerjaan akan dilakukan pemeriksaan barang bawaan. Serta dilakukan pengecekan saat pengambilan, serta akan dilakukan sortir supaya tidak ada oknum tak bertanggung jawab, yang bisa memanfaatkan surat suara ini untuk memenangkan salah satu paslon. “Setiap pelipatan diawasi secara ketat baik dari kpu, oleh kepolisian juga panwas, tentunya dengan memeriksa barang bawaan saat masuk kpu dan saat pulang. Serta mengawasi saat mengambil kardus yang berisikan surat suara,” ujarnya. Lanjutnya,  sejak pelipatan surat suara, pihaknya tidak menemukan adanya indikasi oknum yang melakukan pencurian surat suara. Pihaknya memastikan, dalam pelipatan surat suara pileg/pilpres ini pun, tidak terjadi perbuatan melanggar hukum seperti itu. “Mudah-mudahan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.