balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 25 monumen dan tugu pahlawan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Badung mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Sebanyak 75 tenaga kebersihan dikerahkan untuk memastikan seluruh monumen tetap bersih dan terawat.
Perawatan dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali. Puluhan petugas ditempatkan di berbagai lokasi untuk melakukan pembersihan sekaligus memantau kondisi monumen dan tugu yang menjadi bagian dari jejak sejarah perjuangan di Badung.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha, mengatakan pemeliharaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah setiap tahun.
“Untuk diketahui terdapat 25 monumen dan tugu pahlawan di wilayah Kabupaten Badung. Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan perawatan dan pembersihan di seluruh monumen dan tugu pahlawan tersebut dengan menyiapkan 75 tenaga kebersihan,” kata Eka, Selasa (11/8/2026).
Tidak hanya mengandalkan kegiatan pembersihan, Pemkab Badung juga menyiapkan program perawatan hingga perbaikan fisik secara bertahap. Langkah tersebut akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing monumen.
Eka menegaskan, pemeliharaan monumen tidak sebatas menjaga kebersihan. Keberadaan bangunan tersebut memiliki nilai sejarah dan menjadi pengingat perjuangan para pahlawan serta pendiri bangsa.
“Kedepan sesuai arahan pimpinan akan dilaksanakan perawatan hingga perbaikan secara bertahap sesuai kebutuhan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai kepahlawanan serta semangat kejuangan para pendiri bangsa,” jelasnya.
Pemkab Badung berharap kondisi monumen dan tugu pahlawan tetap terjaga sehingga dapat terus menjadi pengingat sejarah bagi masyarakat. Perawatan berkelanjutan juga diharapkan membuat generasi muda tidak kehilangan jejak terhadap nilai perjuangan yang terkandung di balik keberadaan monumen tersebut.
Dengan 75 petugas yang melakukan pembersihan secara berkala, pemerintah memastikan 25 monumen dan tugu pahlawan di Badung tetap mendapat perhatian. Perbaikan fisik akan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing lokasi.