Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Razia Prokes Super Ketat, 20 Menit Puluhan Pelanggar Terjaring

Bali Tribune / PENERTIBAN - Nampak operasi Yustisi penertiban Prokes yang dilakukan oleh petugas gabungan di Perbatasan Karangasem tepatnya di Yeh Malet, Manggis, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Menyikapi terus meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron di Kabupaten Karangasem, pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) di perbatasan Karangasem dengan Kabupaten Klungkung tepatnya di Yeh Malet, Karangasem makin diperketat. Puluhan petugas gabungan dari Polres Karangasem, Kodim 1623 Karangasem, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Pemkab Karangasem, memeriksa secara ketat Prokes terhadap warga dan pengendara yang keluar dan masuk Karangasem, Kamis (17/2).

Hasilnya hanya dalam waktu 20 menit sejak operasi penertiban Prokes di mulai, petugas sudah berhasil menjaring dan menindak puluhan pelanggar Prokes. Dimana sebagian besar dari pelanggar adalah tidak mengenakan masker meski mereka membawa masker, namun disimpan di kantong maupun di Dashboard mobil mereka.

Dari pantauan Bali Tribune di lokasi operasi penertiban, kendati dijaga oleh puluhan petugas gabungan secara ketat, namun ada sejumlah pengendara maupun pengemudi mobil yang tidak mengenakan masker sama sekali atau tidak mengenakan masker dengan benar, berusaha kabur dengan menancap gas kendaraannya setelah sempat dihentikan petugas, lantaran takut ditindak atau dikenakan sanksi.

Padahal dalam operasi Yustisi tersebut, para pelanggar prokes sementara ini hanya diberikan peringatan dan pembinaan saja. “Banyak pengendara atau pengemudi yang terjaring dalam operasi yustisi penertiban Prokes kali ini. Baru sebentar melakukan razia kami sudah berhasil menjaring 34 orang pelanggar Prokes. Untuk tindakan sementara hanya peringatan dan kita lakukan pembinaan saja,” tegas AKP I Wayan Suta Wijaya, Perwira Pengendali (Padal) dalam operasi Yustisi tersebut.

Diakuinya, dari warga yang terjaring razia atau operasi Yustisi tersebut rata-rata pelanggarannya tidak mengenakan masker dengan benar dan ada yang tidak mengenakan masker kendati mereka membawa masker, cuman masker tersebut ditarus di saku atau di Dashboard kendaraan mereka.

“Operasi Yustisi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menekan penularan atau bertambahnya kasus Covid-19 di Karangasem, selain pula untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan Prokes,” tandasnya.

Jika pelanggaran yang terjadi cukup tinggi, maka petugas akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan, yakni mengenakan sanksi denda atau hukuman sosial.

wartawan
AGS
Category

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.