Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Realisasi PAD Baru 43,45 Persen, Bapenda Buleleng Kejar Potensi Penerimaan Rp141,88 Miliar

Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa.
Bali Tribune / Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa.

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng mencatat realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah hingga 24 Juli 2026 mencapai Rp195,43 miliar atau 43,45 persen dari target tahunan sebesar Rp449,75 miliar.

Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, mengatakan, berdasarkan data realisasi penerimaan PAD Triwulan III per 24 Juli 2026, masih terdapat potensi penerimaan sebesar Rp141,88 miliar yang harus dikejar agar target penerimaan hingga akhir Triwulan III dapat terpenuhi.

Dari kelompok Pajak Daerah, realisasi penerimaan mencapai Rp138,17 miliar atau 43,32 persen dari target sebesar Rp319 miliar.

“Kontributor terbesar berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik dengan realisasi Rp34,43 miliar, disusul PBJT Hotel sebesar Rp28,55 miliar, PBJT Restoran sebesar Rp28,44 miliar, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp32,42 miliar,” ujarnya Minggu (2/8/2026)

Sementara itu, dari sisi persentase capaian, PBJT Jasa Parkir menjadi jenis pajak dengan kinerja terbaik. Hingga 24 Juli 2026, realisasinya mencapai Rp310,60 juta atau 62,12 persen dari target tahunan sebesar Rp500 juta.

“Pajak Reklame menjadi sektor dengan capaian terendah, yakni baru 15,25 persen atau sebesar Rp1,67 miliar dari target Rp11 miliar. Rendahnya capaian juga terlihat pada Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan yang baru terealisasi 0,52 persen atau sekitar Rp2,61 juta dari target Rp500 juta,” jelasnya.

Untuk sektor lainnya, Pajak Air Tanah telah terealisasi sebesar Rp891,66 juta atau 29,72 persen, sedangkan PBB-P2 mencapai Rp8,37 miliar atau 27,91 persen dari target tahunan Rp30 miliar.

Sementara itu, dari kelompok Opsen Pajak, Bapenda mencatat realisasi sebesar Rp57,25 miliar atau 43,79 persen dari target Rp130,75 miliar. Rinciannya, Opsen Pajak PKB telah terealisasi Rp29,78 miliar atau 46,50 persen, sedangkan Opsen Pajak BBNKB mencapai Rp27,47 miliar atau 41,18 persen.

Menurut Bagus Wibawa, secara keseluruhan, realisasi PAD dari sektor perpajakan di Kabupaten Buleleng hingga 24 Juli 2026 menunjukkan capaian yang masih berada di bawah 50 persen.

“Sejumlah jenis pajak seperti pajak parkir menunjukkan tren positif, namun beberapa sektor seperti pajak reklame, PBB-P2, serta pajak mineral bukan logam dan batuan masih memerlukan upaya optimalisasi agar target penerimaan daerah dapat tercapai hingga akhir tahun anggaran,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.