Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Reformasi Birokrasi Wujudkan Profesionalisme Aparatur Pemerintah

Bali Tribune/ REFORMASI -- Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Sachono (kiri) didampingi Kolonel Arm Budi Suwanto, saat di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Rabu (30/11).



balitribune.co.id | Denpasar - Reformasi Birokrasi (RB) terus dilaksanakan secara terencana dan terukur guna mewujudkan profesionalisme aparatur pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Demikian dikatakan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Sachono, ketika membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, di sela menerima Tim Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) dari Mabesad yang dipimpin Kolonel Arm Budi Suwanto, di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Rabu (30/11).

Menurutnya, program RB TNI AD pada hakekatnya adalah komitmen TNI AD untuk memposisikan dan mengoptimalkan peran dan fungsi, serta tugasnya secara tepat dalam hubungan antarinstansi  guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan bebas korupsi, kolusi maupun nepotisme.

Untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan RB di suatu unit kerja, perlu dilaksanakan kegiatan PMPRB. “PMPRB merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara mandiri oleh kementerian atau lembaga, termasuk di dalamnya TNI,” katanya.

Selanjutnya, Kolonel Budi Suwanto membacakan sambutan Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, bahwa selaku Wakil Kepala Staf Angkatan Darat sekaligus Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi TNI AD, mengucapkan terima kasih atas keseriusan dan dedikasi terhadap tugas yang ditunjukkan, sehingga program RB TNI AD mengalami peningkatan yang signifikan.  

Guna mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan RB di lingkungan Angkatan Darat, maka diadakan penilaian mandiri pelaksanaan kebijakan RB di tingkat Kotama. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mereviu hasil penilaian yang dilaksanakan oleh Tim Asesor Kotama dalam menilai pelaksanaan RB di Kotama, sehingga diperoleh informasi mengenai perkembangan dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan.

“Mari kita wujudkan TNI AD yang lebih maju, modern, dan profesional, sesuai dengan kebijakan reformasi birokrasi yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, para Komandan/Kabalakdam IX/Udayana, serta diikuti secara virtual oleh jajaran Korem 161/Wira Sakti dan Korem 162/Wira Bhakti.

wartawan
YAN
Category

Frank & co. Hadirkan Gerai ke-53 di Mal Bali Galeria dengan Konsep Terbaru

balitribune.co.id | Mangupura - Frank & co., luxury jewellery brand terkemuka di Indonesia yang berada dibawah naungan Central Mega Kencana (CMK) membuka gerai ke-53 di Mal Bali Galeria, Kuta Kabupaten Badung, Jumat (1/8). Gerai ini hadir dengan konsep baru yang mengedepankan kemewahan, keanggunan klasik, dan kenyamanan maksimal.

Baca Selengkapnya icon click

Barong Brutuk Terunyan Diusulkan Jadi WBTB

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli tahun ini mengusulkan satu unsur budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTB) Indonesia. Adapun yang diajukan adalah tarian Barong Brutuk,  Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akhir 2025 TPA Suwung Tutup Permanen, Mulai 1 Agustus Tidak Terima Sampah Organik

balitribune.co.id | Denpasar - Terhitung mulai 1 Agustus 2025, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung tidak lagi menerima kiriman sampah organik. Selanjutnya, TPA seluas 32,4 hektare ini akan ditutup secara permanen pada akhir Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam siaran pers pada Rabu (30/7).

Baca Selengkapnya icon click

Menjaga Warisan Budaya Dunia Jatiluwih

balitribune.co.id | Dalam beberapa tahun belakangan ini, eksistensi Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia terus menjadi perbincangan dari berbagai kalangan karena ditengarai  adanya pembangunan fisik yang semakin masif. Pesatnya pembangunan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Jatiluwih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.