Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rekapitulasi KPU, Koster-Ace Unggul 323.145 Suara Atas Mantra-Kerta

REKAPITULASI – Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi saat rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Bali 2018, di KPU Bali, Minggu (8/7).

BALI TRIBUNE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub Bali 2018, Minggu (8/7). Rapat yang berlangsung di Kantor KPU Provinsi Bali itu tidak dihadiri pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) serta pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali ini hanya diwakili oleh saksi, yang masing-masing berjumlah empat orang. I Gede Ngurah Hartawan, I Nyoman Widi Adnyana, Kadek Tegar Wacika dan Putu Wahyu Widiartana mendapatkan mandat sebagai saksi dari pasangan Koster-Ace, sementara Ketut Sama Winaya, Putu Endra Yoga, Kuncoro Adianto dan Kadek Wirawan mendapatkan mandat dari pasangan Mantra-Kerta. Rapat rekapitulasi tersebut dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, serta dihadiri Bawaslu Provinsi Bali, aparat keamanan, dan pihak terkait. Rekapitulasi dilakukan sesuai urutan daerah pemilihan (dapil). Rekapitulasi dimulai dari Kota Denpasar, diikuti Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Bangli, Karangasem, Klungkung, dan Gianyar. Sebelum kotak suara yang masih disegel dibuka, KPU Kabupaten/Kota se-Bali terlebih dahulu memperlihatkan kepada saksi dan Bawaslu Bali. Dalam rapat tersebut terungkap bawah pasangan Koster-Ace unggul 323.145 suara atas lawannya pasangan Mantra-Kerta. Koster-Ace meraih 1.213.075 suara (57,68 persen), sedangkan Mantra-Kerta mendapatkan 889.930 suara (42,32 persen). Adapun suara pasangan Koster-Ace, rinciannya 87.863 suara di Kota Denpasar, 210.175 suara di Kabupaten Badung, 199.384 suara di Kabupaten Tabanan, 81.783 suara di Kabupaten Jembrana, 220.923 suara di Kabupaten Buleleng, 96.327 suara di Kabupaten Bangli, 90.891 suara di Kabupaten Karangasem, 39.653 suara di Kabupaten Klungkung, dan 186.076 suara di Kabupaten Gianyar. Sementara pasangan Mantra-Kerta, rinciannya 190.534 suara di Kota Denpasar, 70.290 suara di Kabupaten Badung, 93.246 suara di Kabupaten Tabanan, 72.801 suara di Kabupaten Jembrana, 98.859 suara di Kabupaten Buleleng, 48.917 suara di Kabupaten Bangli, 132.795 suara di Kabupaten Karangasem, 81.232 suara di Kabupaten Klungkung, dan 101.256 suara di Kabupaten Gianyar. 

wartawan
San Edison
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.