Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Renovasi Dermaga Teluk Gilimanuk Molor

RENOVASI - Pengerjaan proyek renovasi dermaga teluk Gilimanuk molor dari waktu yang ditentukan.

BALI TRIBUNE - Setelah mendapat sorotan lantaran kondisinya dinilai kurang layak, dermaga kayu di teluk Gilimanuk akhirnya direnovasi oleh Pemkab Jembrana. Dermaga kayu yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati Jembrana I Gede Winasa tersebut kondisinya sudah mengalami kerusakan, kontruksi kayunya banyak yang sudah keropos dan membahayakan, sehingga harus direnovasi. Untuk merenovasi dermaga kayu tersebut, Pemkab Jembrana melalui Dinas Pariwisata dan Budaya (Parbud) Kabupaten Jembrana menggelontorkan anggaran mencapai Rp 645 juta. Namun pembangunan dermaga pariwisata dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut pengerjaannya  molor dua pekan dari waktu yang telah ditentukan. Seharusnya pengerjaannya dimulai pada akhir Juni 2018 lalu, namun kenyataannya baru dikerjakan minggu kedua di bulan Juli 2018. Pantauan di lokasi proyek, Senin (16/7), sejumlah pekerja tampak sedang melaksanakan pekerjaan proyek, berupa pemasangan batu dan besi-besi. Sejumlah pekerja yang ditemui di lokasi membenarkan pekerjaan tersebut baru beberapa hari dimulai. Pengerjaan dermaga pariwisata tersebut dikerjakan oleh CV Cahaya Dewata yang berkantor di Jalan Pulau Jawa IV, No. 2 Kelurahan Dauhwaru, Jembrana. Rekanan pelaksana proyek kini harus mengejar batas waktu pengerjaan hingga 120 hari terhitung dari kontrak awal dibuat.  Kepala Bidang Pariwisata Dinas Parbud Kabupaten Jembrana, I Wayan Wenten dikonfirmasi Senin (16/7) mengakui kondisi dermaga kayu tersebut sudah rusak parah sehingga harus direnovasi. Ia mengakui pengerjaan proyek renovasi dermaga itu baru mulai dilakukan oleh rekanan seminggu lalu. Menurutnya, sesuai perencanaan, kontruksi dermaga untuk penunjang pariwisata dikawasan teluk Gilimanuk itu nantinya masih akan tetap mengunakan kayu dengan alasan agar kesannya lebih kelihatan alami. Sedangkan bagian ujung atau landasanya diperluas dengan menggunakan beton.  Dikatakannya, dermaga kayu itu akan dimanfaatkan oleh masyarakat pelaku pariwisata di Teluk Gilimanuk terutama untuk melayani pengunjung yang ingin naik perahu untuk melihat pemandangan keliling teluk atau yang ingin menyeberang ke Pulau Menjangan. “Tetap menggunakan kontruksi kayu, tapi landasannya diperluas menggunakan beto,” tandasnya. Direktur CV Cahaya Dewata Made Wardani saat dikonfirmasi juga membenarkan pengerjaan proyek dermaga pariwisata tersebut baru dimulai sejak seminggu lalu. Namun pihaknya selaku rekanan pelaksana proyek Pemkab Jembrana meyakini dengan waktu penggarapan yang molor tersebut proses pengerjaannya akan berjalan dengan baik serta dengan kualitas hasil pekerjaannya yang bagus lantaran menurutnya pengerjaan proyek jembatan yang menjorok ketengah teluk ini selalu dipantau langsung oleh pihak konsultan pengawas di lokasi proyek. “Kita memang baru kerja seminggu lalu, tapi jangan khawatir pekerjaan pasti bagus karena tiap hari selalu diawasi oleh konsultan pengawas,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.