Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Renovasi Kelar, Meru Tumpang Sia Pura Bukit Jati Dipelaspas

Bali Tribune / PEMLASPAS - Kadis PUPR Perkim Dewa Ngkan Widnyana Maya saat hadiri upacara pemlaspas Meru Tumpang Sia Pura Bukit Jati
balitribune.co.id | BangliDengan selesainya renovasi bangunan suci Meru Tumpang Sia (tingkat sembilan) di Pura Bukit Jati, Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Bangli, pengempon pura melangsungkan upacara  pemelaspasan pada Bude Pahing Kuningan, Rabu (11/1). Upacara pemelaspas di puput Ida Pedanda Istri Agung, Griya Bukit, Cempaga, Bangli. Upacara pemelaspas dihadiri Kepala Dinas PUPR Perkim Bangli, Dewa Ngakan Widnyana Maya, Kabid Cipta Karya, Komang Putra Ariawan dan krama pengempon pura.

Diketahui jika Pura Bukit Jati juga disebut sebagai Pura Ulun Subak yang diempon 4 tempek gede yakni Tamanbali, Bebalang Bunutin, Kecamatan Bangli dan Tanggahan Kecamatan Susut.

Salah seorang Peduluan Pura Bukit Jati, Dewa Ngakan Made Sutika mengatakan upacara pemelaspas di gelar serangkaian telah selesainya renovasi banguan suci Meru Tumpang Sia. Kegiatan renovasi yang didanai pemkab Bangli tersebut berlangsung sejak akhir tahun kemarin dan proses pengerjaan telah selesai.

”Upacara melaspas merupakan upcara pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai di bangun atau di renovasi,” ujarnya.

Menurut Ngakan Made Sutika, sejatinya ada beberapa palinggih yang kondisinya rusak dan perlu di perbaiki diantaranya Pengaruman, Bale Kulkul, tembok panyengker dan bangunan lainnya.

”Kami selaku peduluan berharap pemerintah daerah bisa alokasikan anggaran secara bertahap untuk perbaikan bangunan suci yang rusak,” harapnya.

Sementara disinggung terkait upacara di pura yang merupakan tempat pemujaan memohon kemakmuran dan kesejahteraan alam dan lingkungan masyarakat, kata Ngakan Made Sutika ada 3 upacara yakni upacara Ngusaba yang berlangsuing pada Purnama Desta dan Upacara Nangluk pada rahinan Tilem ke enam dan piodalan pada hari raya Kuningan.

“Prebeya (biaya) untuk upacara selain urunan dari pengempon juga dibantu  pemerintah daerah,” sebutnya.

Disisi lain Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli, Komang Putra Ariawan mengatakan, renovasi meru tumpang sia di Pura Bukit Jati terakomodir dalam APBD Perubahan tahun 2022.

Proses pengambilan pengerjaan lewat tender. Kegiatan dimenangkan oleh CV Wira Pratama Teknik dengan nilai penawaran Rp 456.768.000.

"Pengerjaan sudah selesai bulan lalu dan hari ini dilakukan upacara pemelaspas,” ujarnya.

wartawan
SAM
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.