Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Retribusi DTW Nusa Penida Tembus Rp300 Juta Per Hari

Wisatawan di Nusa Penida
Bali Tribune / OBYEK WISATA - Wisatawan saat mengunjungi salah satu obyek wisata unggulan di Nusa Penida.

balitribune.co.id | Semarapura -  Penerapan pungutan retribusi pariwisata melalui program One Gate One Destination (OGOD) di Nusa Penida mulai menunjukkan hasil dari sisi penerimaan. Dalam sembilan hari pelaksanaan, 1–9 September 2026, penerimaan retribusi dari daya tarik wisata (DTW) disebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta per hari.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya mengatakan, penerimaan harian selama periode tersebut berada di kisaran Rp285 juta hingga Rp330 juta. Angka ini disebut meningkat dibandingkan kondisi sebelum penerapan OGOD, ketika penerimaan harian berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp150 juta. “Rata-rata Rp300 juta per hari,” ujar Putra Mahajaya, Kamis (10/9/2026).

Dengan rata-rata tersebut, dalam sembilan hari penerapan OGOD penerimaan retribusi DTW telah berada di kisaran Rp2,7 miliar. Menurut dia, capaian tersebut masih berasal dari kondisi kunjungan normal dan belum memasuki periode high season.

Putra Mahajaya mengatakan, potensi penerimaan ke depan masih terbuka seiring semakin optimalnya sistem retribusi. Terlebih, pungutan tersebut baru berjalan mulai September sehingga pemerintah masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sekaligus pembenahan sistem.

Di sisi lain, penerapan OGOD juga mulai memberikan pemerintah data kunjungan wisatawan secara lebih terperinci. Dispar kini memiliki dashboard yang dapat memantau data kunjungan secara real time.

Melalui dashboard tersebut, jumlah wisatawan yang masuk dapat dipantau berdasarkan DTW, asal wisatawan, status wisatawan Indonesia maupun non-Indonesia, hingga kategori dewasa dan anak-anak.

“Ini data real, hari ini, jam berapa, live,” kata Putra Mahajaya saat menunjukkan dashboard tersebut.

Sebagai gambaran, sekitar pukul 12.32 pada Kamis (10/9), dashboard menunjukkan jumlah kunjungan sekitar 7.472–7.473 wisatawan. Data juga dapat menunjukkan distribusi wisatawan di masing-masing DTW.

Kelingking menjadi salah satu DTW yang terpantau ramai. Pada waktu pemantauan tersebut, dashboard menunjukkan kunjungan wisatawan non-Indonesia di Kelingking mencapai ratusan orang, disertai data wisatawan Indonesia serta klasifikasi dewasa dan anak-anak.

Menurut Putra Mahajaya, kemampuan membaca data secara langsung tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam penerapan sistem retribusi. Pemerintah tidak hanya memperoleh data penerimaan, tetapi juga mulai dapat memetakan pola kunjungan dan karakteristik wisatawan di Nusa Penida.

Namun, pelaksanaan OGOD masih disertai sejumlah pembenahan teknis. Pada awal penerapan, terjadi penumpukan pembelian tiket di sejumlah DTW. Kondisi tersebut kemudian diatasi dengan perubahan alur, yakni wisatawan diarahkan parkir terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian retribusi.

Dispar juga menyiapkan stiker barcode yang ditempel pada kendaraan untuk mempercepat proses pemindaian dan mengurangi penumpukan pada loket.

Persoalan koneksi internet juga menjadi perhatian. Dukungan jaringan melalui Starlink telah disiapkan di sejumlah titik, termasuk penanganan terhadap posisi perangkat yang sebelumnya terkendala pepohonan.

Selain jaringan, gangguan listrik sempat menyebabkan proses pelayanan tertunda sekitar 20 menit pada hari kedua penerapan. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pemerintah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Perangkat tersebut direncanakan mampu menjadi backup hingga sekitar enam jam. “Sekarang sudah ter-cover semua,” ujar Putra Mahajaya.

Dengan pembenahan tersebut, Dispar berharap sistem OGOD semakin stabil sekaligus mampu memberikan data kunjungan yang lebih akurat sebagai dasar pengelolaan pariwisata Nusa Penida ke depan.

wartawan
SUG
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.