Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

Pawang kelelawar
Bali Tribune / PAWANG - Pawang Kelelawar, Abah Aan menangani sarang kelelawar di bagian atap gedung Sekretariat DPRD Gianyar.

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Abah Aan tiba di Gianyar bersama dua rekannya dan mulai melakukan penanganan sejak Sabtu (29/8/2026) malam. Ketiganya bahkan menginap di lingkungan Gedung DPRD Gianyar untuk memantau pergerakan kelelawar, terutama saat keluar pada malam hari dan kembali menjelang pagi.

Keberadaan kelelawar dalam jumlah besar selama ini menjadi persoalan tersendiri di gedung wakil rakyat tersebut. Kotoran yang menumpuk menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan gedung.

Berbagai upaya sebelumnya telah dilakukan, termasuk pemasangan lampu. Namun, kelelawar tidak kunjung meninggalkan lokasi dan populasinya justru terus bertambah.

Pada malam pertama penanganan, Abah Aan mengaku mulai melihat perubahan. Menurut dia, banyak kelelawar keluar dari sarangnya, sementara jumlah yang kembali menjelang pagi terlihat lebih sedikit.

"Kemarin yang keluar banyak, lalu kita tunggu sampai jam 5 pagi, yang datang sudah sedikit," ujar Abah Aan saat ditemui, Minggu (30/8/2026).

Selanjutnya, Abah Aan akan menerapkan metode pemasangan lampu kelap-kelip di sejumlah titik sarang kelelawar. Sebelum itu, ia bersama tim melakukan survei untuk memetakan lokasi persembunyian kelelawar yang tersebar di sejumlah bagian gedung.

Area tersebut rencananya dibagi dalam beberapa zona. Lampu kelap-kelip akan dipasang dan digunakan secara rutin selama sekitar dua hingga tiga bulan untuk membuat kelelawar meninggalkan gedung secara perlahan.

Selain lampu, metode lain yang disiapkan adalah menggunakan suara katak di sekitar lokasi sarang. Abah Aan menegaskan seluruh proses dilakukan tanpa membunuh maupun melukai kelelawar.
"Kita lakukan secara baik-baik," tegasnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Sekretariat DPRD Gianyar, Ni Made Wiyasih, mengatakan tujuan utama penanganan tersebut bukan untuk memusnahkan kelelawar, melainkan membuat hewan nokturnal itu berpindah ke tempat lain.

"Berbagai upaya selama ini telah kami lakukan, mulai dari pemasangan lampu, namun tidak berhasil. Jumlah kelelawar terus bertambah karena beranak pinak," ujar Wiyasih seizin
Sekretaris Dewan Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra.

Penanganan awalnya ditargetkan rampung dalam dua hari. Namun, melihat luas dan kondisi bangunan, Abah Aan memperkirakan proses pengerjaan bisa berlangsung hingga lima hari.

Sekretariat DPRD Gianyar berharap metode yang diterapkan kali ini mampu mengakhiri persoalan kelelawar yang telah bertahun-tahun menghuni gedung tersebut. 

wartawan
ATA
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.