Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Krama Ikuti Upacara Meprani Rangakai Karya Agung Danu Kertih

MEPRANI - Upacara Meprani serangkaian karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung di Pura Ulun Danu Batur.

BALI TRIBUNE - Ribuan Krama baik krama adat Batur serta pemedek dari luar Batur melaksanakan upacara meprani serangkaian karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung di Pura Ulun Danu Batur ring Tepi Segara Danu Batur wewidangan Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Minggu (18/11).  Upacara meprani sebagai bentuk ucapan syukur atas pemberian ida sesuhunan kepada umatnya selama ini. Seperti yang diungkapkan Jro Gede Batur Alitan. Disampaikan, puncak karya agung Danu Kertih berlangsung pada 7 November lalu dan pada Minggu siang dilaksanakan upacara meprani yang merupakan rangkaian terakhir upacara yang berlangsung setiap lima tahun sekali ini. “Upacara ini sebagai bentuk ungkapan syukur umat atas segala pemberian Ida sesuhunan. Banten pranian dihaturkan bersama-sama, selanjutnya dilaksanakan persebahyangan bersama. Baru setelah itu krama menikmati pranian yang telah dihaturkan tersebut,” jelasnya. Lanjut Jro Gede Batur,  tujuan dilaksanakannya Karya Danu Kertih adalah untuk memohonkan ke hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa, dalam manifestasi ida sebagai Dewa Wisnu atau Dewi Danu, agar sumber-sumber air di Bali, khususnya di Danau Batur tidak surut dan tetap terjaga, untuk bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Bali, baik untuk mengairi pertanian maupun untuk kebutuhan lainnya.  Lanjutnya, tujuan dilaksanakannya Karya Agung Danu Ketih adalah untuk memohon kesuburan untuk masyarakat Bali. Baik subur sandang, papan maupun pangan. “Selain memohon kesuburan sandang, papan dan pangan, melalui Melalui Karya Agung Danu Kertih, kita juga memohon kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa, agar masyarakat Bali diberikan tuntunan, sehingga diharapkan muncul pemikiran-pemikiran yang positif. Sejatinya upacara Danu Kertih dilaksanakan setiap 5 tahun sekali, namun karena sesuatu hal pelaksanaan mengalami keterlambatan selama 4 tahun,” terangnya. Terkait dengan pelaksanaan Karya Danu Ketih, pihaknya mengatakan bahwa karya ini bukan saja menjadi tanggung jawab masyarakat Batur, namun karya ini merupakan kewajiban masyarakat Bali, umat hindu sedharma dan subak se-Bali. “Selama proses persiapan, pelaksanaan bukan hanya melibatkan krama Batur, namun seluruh umat. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak, sehingga upacara ini bisa terlaksana sesuai dengan harapan,” imbuhnya sembari menyebutkan upacara meprani dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, DPRD Provinsi Bali, I Wayan Gunawan, pejabat-pejabat dari masing-masing kabupaten, Ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, serta tokoh masyarakat. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menyampaikan ini merupakan rangkaian terakhir dari pelaksanaan upacara Danu Kertih. Disamapaikan bila pelaksanaan upacara ini tidak terlepas dari usaha semua pihak, utama warga Batur dan sekitarnya. “Bila dicermati selama acara berlangsung sudah berjalan dengan baik, mudah-mudah secara niskala apa yang dilakukan umat di Bali terutama krama Batur bisa memberikan kesejahteraan serta apa yang menjadi harapan bersama bisa terwujud,” ujarnya.   Pejabat asal Puri Ubud ini beranggapan jika tidak cukup hanya melakukan upacara semata, namun harus ada tindakan nyata dalam menjaga lingkungan. “Tanggung jawab niskala diimplementasi melalui upacara, dan kami rasa sudah dilaksanakan dengan baik, namun untuk skala yang perlu ditingkatkan dan memang perlu ditingkatkan. Banyak hal yang masih perlu dilakukan untuk menjaga lingkungan dan ala mini,” tutupnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Bupati Badung Minta Pejuang Dialisis Tetap Semangat Jalani Pengobatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta pasien yang menjalani terapi dialisis untuk tetap semangat dan tidak berputus asa. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pejuang Dialisis yang digelar RSD Mangusada di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Start dari Celukan Bawang, 19 Regu Tantang Rute 45 Km Gerak Jalan HUT RI ke-81

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 19 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba resmi dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, Sabtu (8/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Harga dan Pasokan, 1.150 Ton Beras Digelontor ke Ritel Modern

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Bali tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras dalam beberapa bulan ke depan. Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) masih dalam kondisi aman, bahkan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 10 bulan.

Baca Selengkapnya icon click

QRIS Bali Summer Run 2026, Bank BPD Bali Kenalkan QRIS TAP dan Cross-Border

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 2.000 pelari memadati Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, dalam ajang QRIS Bali Summer Run 2026, Sabtu (8/8/2026). Tidak sekadar menjadi arena olahraga dengan kategori 5K dan 10K, kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali itu juga menjadi ruang edukasi dan penguatan ekosistem transaksi digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Blusukan di Gerokgak, Sutjidra Temukan Jalan Desa Rusak

balitribune.co.id I Singaraja - Blusukan Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna ke empat desa di Kecamatan Gerokgak, Sabtu (8/8/2026), membuka sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Dari jalan desa yang rusak hingga potensi pertanian yang belum optimal, semuanya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.