Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Pemedek Antre di Pura Besakih

PUNCAK KARYA - Wabup I Wayan Artha Dipa membaur bersama ribuan pemedek saat Puncak Karya Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih.

Amlapura, Bali Tribune

Puncak Karya Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Luhur Besakih, Rendang, Karangasem, digelar bertepatan dengan Purnamaning Kedasa, Buda Paing Krulut, Rabu (23/3). Prosesi ritual diawali dengan nedunan (menstanakan) pralingga Ida Bhatara Kabeh di Bale Pesamuan Agung, di antaranya Pralingga Pura Kiduling Kreteg, Pura Batumadeg, Pura Basukihan, Pura Hyang Haluh, Pura Banua Kawan, Pura Mrajan Kanginan, Pura Ulun Kulkul, Pura Mrajan Selonding, dan Pura Gelap ini berlangsung khusyuk.

Hadir dalam puncak karya ini Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, turut melakukan prosesi ritual mundut Pralingga Ida Bhatara yang usai di Ayun Widhi Ida Bhatara katuran tedun kairing ke Peselang. Dari Balai Peselang Ida Bhatara menganugrahi rahmat pada umatnya. Selanjutnya Ida Bhatara Nyejer selama 21 hari, dari 23 Maret hingga Nyineb 13 April 2016 mendatang.

Prosesi Puncak Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh dimulai sejak pukul 10.00 Wita, yang dipadati ratusan pemedek termasuk pejabat pemerintahan yang hendak tangkil bersembahyang di upacara yang digelar setiap tahun ini memadati areal pura. Membludaknya pemedek yang tangkil membuat mereka harus rela antre menunggu giliran melakukan persembahyangan di Pura Penataran Agung Besakih.

Karya Pujawali ini diawali menghaturkan bebantenan kepada Ida Bhatara yang berstana di Padma Tiga agar diberikan anugrah, kedamaian dan keselamatan. Di Penataran Agung Pura Besakih pemedek melaksanakan pemuspaan secara bertahap dipimpin Jro Mangku setempat, menjelang pukul 12.00 Wita, diadakan persembahyangan bersama dan para Sulinggih maweda serta pengerajeg Ida Dalem Semaraputra dari Balai Gajah. Muput Karya dengan bebantenan catur rebah, catur niri dan kelengkapannya, usai itu Puja Tri Sandya 11 kali pamuspaan.

 Prosesi ini juga diiringi berbagi tarian dari sejumlah para seniman seperti tari Rejang Dewa, tari Baris, Wayang Lemah, Bebondresan serta ditutup dengan Topeng Sidakarya. Prosesi Puncak Karya Pujawali kali ini dipuput Sulinggih Ida Pedanda Deler Feling dan Ida Pedanda Isteri Padmi Dencarik saking Griya Taman Buruan, Sibetan, Bebandem Karangasem.

 Ketua Panitia Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh, Wayan Gunatra, mengatakan Sebelum menggelar puncak Karya Pujawali Bhatara Turun Kabeh tersebut, juga sudah digelar rangkaian upacara lainnya. Seperti Nedunang Pralingga Ida Bhatara atau Arca-arca sebagai lambang Ida Bhatara Kabeh, pada Redite Wage Krulut Minggu, (20/3) lalu. Dilanjutkan di hari berikutnya, dengan Melasti ke Toya Sah di Desa Muncan, pada Soma Kliwon Krulut Senin, (21/3) lalu.

 Setelah itu, sehari sebelum digelar puncak Karya, terlebih dahulu digelar Upacara Mapepada pada Anggara Umanis Krulut Selasa (22/3) yang maknanya menyucikan semua binatang, atau hewan yang digunakan sebagai sarana Upakara. “Makna Upacara Mapepada, mengembalikan rohnya (binatang), supaya saat reinkarnasi nanti bisa lebih baik,” ujar Wayan Gunatra.

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, usai mengikuti prosesi ritual menyampaikan Pura Agung Besakih merupakan pusat kegiatan upacara agama bagi umat Hindu. Di Pura ini setiap tahun dilangsungkan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh, setiap sepuluh tahun sekali dilangsungkan upacara Panca Bali Krama dan setiap seratus tahun diselenggarakan upacara Eka Dasa Rudra. Pelaksanaan Karya Ida Batara Turun Kabeh tahun 2015 ini, jatuh pada Purnama Kedasa, Buda Paing Krulut.

 Pura Agung Besakih secara spiritual adalah sumber kesucian dan sumber kerahayuan bagi umat Hindu.”Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh sendiri memang rutin digelar setiap tahun sekali, dari upacara Ida Bhatara Turun Kabeh ini, maknanya untuk memberikan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat pada umumnya menuju Karangasem cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana,” tandasnya.

 Disamping itu kepada seluruh umat semoga bisa pedek tangkil ngaturang bakti dan sekaligus mengambil maknanya agar kehidupan dan prilaku menjadi lebih baik, tercermin dari bakti di pura yang agung ini kemudian kita jalankan dalam perilaku kita sehari-hari.

wartawan
habit
Category

Giat Perempuan Astra di Hari Ibu, Dukung Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Angke

balitribune.co.id | Jakarta - Perempuan Astra turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Bakti Sosial Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementerian PPPA RI) Perempuan Astra menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako bagi masyarakat pesisir Muara Angke.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lonjakan Wisatawan Nataru, ITDC  Siapkan Manajemen Risiko

balitribune.co.id | Mangupura - Menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan kesiapan menyeluruh melalui penguatan manajemen risiko dan kesiapan operasional serta pelayanan prima di tiga kawasan pariwisata yang dikelola, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.

Baca Selengkapnya icon click

Kajari Edi Irasan: Kasus Perbekel Sudaji, On Proses

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan mengatakan kasus dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dengan terlapor Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan, on proses. Kepastian itu ia sampaikan untuk merespon tudingan masyarakat yang menyebut kasus tersebut mandeg.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.