Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Warga Iringi Palebon Permaisuri Raja Denpasar IX

PALEBON- Ribuan warga mengikuti prosesi palebon permaisuri Raja Denpasar IX (Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan), (alm) Dampati Ida Anak Agung Ayu Oka Pemecutan, Rabu (14/11).

BALI TRIBUNE - Ribuan warga mengikuti prosesi palebon permaisuri Raja Denpasar IX (Ida Tjokorda  Ngurah Jambe Pemecutan), (alm) Dampati Ida Anak Agung Ayu Oka Pemecutan, Rabu (14/11). Ribuan warga memadati jalan yang dilintasi iring-iringan pengusung parereman (bade) menuju tunon (setra) Badung. Puncak keramaian terlihat di Patung Catur Muka, yang menjadi titik keberangkatan bade menuju setra. Pantauan wartawan, layon (jenazah) diberangkatkan dari Puri Agung Denpasar (Satria) pukul 12.05 Wita menuju Patung Catur Muka dengan menggunakan jempana lelunga. Jempana ini diusung sekitar 10 orang lebih. Setelah memutari Patung Catur Muka, layon dinaikkan ke parereman (bade) yang tingginya mencapai 18 meter. Selanjutnya bade pun diarak menuju setra dengan iringing-iringan diawali dengan dua buah batang tebu, tedung, yang dipadu dengan lelancingan, Baris Ketegok Jago, dan penuntun putra-putri almarhum. Prosesi ini juga diiringi dengan sejumlah gamelan gender, gambang dan baleganjur.Sesampai di tunon (setra), puncak palebon pun mulai berlangsung. Palebon kemarin dipuput dua sulinggih, yakni Ida Pendada Buda Jelantik Lila Arsa dari Griya Taman Sukawati, dan Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa Putra Keniten dari Griya Sari, Tegal. Ramaianya warga yang mengikuti prosesi ini membuat sejumlah arus lalulintas ditutup terutama ruas jalan yang dilalui dalam prosesi palebon. Adapun ruas jalan yang ditutup yakni Jalan Veteran, Jalan Udayana, Jalan Hasanudin, dan Jalan Imam  Bonjol. Selama prosesi upacara berlangsung, arus lalulintas di Jalan Gajah Mada, Jalan Surapati, Jalan Diponegoro dan sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi upacara juga mengalami kemacetan. Seperti diketahui, almarhum Dampati Ida Anak Agung Ayu Oka Pemecutan lebar pada 17 Oktober lalu. Ayu Oka lebar pada usia 74 tahun.  Putra pertama almarhum, Dr. A.A.Ngurah Agung Wira Bima Wikrama,ST.,M.Si., mengungkapkan upacara palebon ini sudah disiapkan sejak lama. Tingkatan upacara palebon mengambil tingkat upacara utama, yakni munggah patrang manca datu. Menggunakan sarana pamerereman (bade) tumpang sembilan dengan tinggi sekitar 18 meter. Juga dilengkapi dengan pembasmian dan lembu putih. “Karena beliau sudah madwijati kaprabon, maka tingkat upacara yang dilakukan  harus yang utama,” ujar mantan anggota DPRD Denpasar ini. Almarhum, selain meninggalkan suami,  Ida Tjokorda  Ngurah Jambe Pemecutan, juga lima putra-putrinya. Di antaranya Dr. A.A.Ngurah Agung Wira Bima Wikrama,ST.,M.Si., A.A.Sagung Istri Ratih Isyana Dewi,S.Pi., A.A.Ngurah Agung Astikaningrat,S.Pi., A.A.Ngurah Mayun Wiraningrat,SE., dan A.A.Ngurah Alit Putra,SE. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.