Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan WNI Eksodus ke Singapura, Dirjen Imigrasi: Peringatan buat Pemerintah

Bali Tribune / Silmy Karim (kanan)

balitribune.co.id | Singaraja - Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim mengatakan migrasi ribuan warga negara Indonesia menjadi WN Singapura merupakan alasan privat. Namun demikian, kondisi itu mesti di respon sebagai alarm pemerintah untuk memperbaiki diri. Silmy menyampaikan itu menyikapi adanya data yang menyebut ada sebanyak 1.000 WNI dari tahun 2019-2022 eksodus menjadi WN Singapura.

Menurutnya, migrasi WNI ke Singapura itu merupakan catatan dan pemerintah tidak bisa melarang keinginan warganya berpindah kewarganegaraan karena itu merupakan hak setiap warga negara.

“Keinginan bergabung dengan negara lain adalah hak setiap warga negara, itu masalah privat. Namun peristiwa itu harus disikapi bahwa kita Indonesia mesti terus memperbaiki diri,” kata Silmy di Singaraja, Senin (17/7).

Perbaikan itu, kata Silmy, untuk bisa memenuhi harapan warga negara kendati sudah banyak perbaikan-perbaikan yang dilakukan pemerintah terutama perbaikan pembangunan infrastruktur, peningkatan soal pendapatan dan lainnya.

“Ini kita jadikan sebagai alarm saja untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Hal itu biasa saja namun fenomena ini perlu disikapi bukan hanya oleh Imigrasi namun oleh pemerintah secara umum,” tandasnya.

Sebelumnya Silmy Karim mengatakan bahwa sebanyak 1.000 mahasiswa/warga negara Indonesia yang memiliki keahlian khusus dan berada di usia produktif yakni antara 25 sampai 35 tahun, pindah menjadi warga negara Singapura setiap tahun.

Alasan-alasan seperti kesempatan bekerja, infrastruktur, dan pendidikan disebut menjadi faktor pendorong para WNI untuk mendaftar sebagai warga negara Singapura. Dari data disebutkan sepanjang 2019 hingga 2022, sebanyak 3.912 WNI sudah berpindah kewarganegaraan Singapura.

wartawan
CHA
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.