Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribut di Tempat Hiburan Malam, Anggota Polisi Ditikam

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)
balitribune.co.id | DenpasarKasus penikaman anggota polisi di Bali kembali terjadi. Kali ini, seorang anggota Polda Bali berinisial Aipda I Putu JS (37) dikeroyok di depan Apache Bar Jalan Legian Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (8/1) dini hari. Akibat kejadian itu, anggota polisi asal Kabupaten Jembrana itu mengalami lima luka sobek di bagian kepala dan saat ini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Trijata. 
 
Informasi yang dihimpun Bali Tribune mengatakan, insiden berdarah ini terjadi berawal korban bertandang ke tempat hiburan malam Pady's Pub. Pada pukul 03.30 Wita, terjadi selisih paham antara I Putu JS dengan kelompok pelaku karena teman perempuan korban diganggu. "Keributan pertama terjadi di Pady's Bar. Pengunjung perempuan yang merupakan teman korban diduga pantatnya dipegang oleh salah satu terduga pelaku. Perempuan itu kemudian melapor ke korban, sehingga terjadilah keributan," ujar ungkap seorang petugas. 
 
Lantara membuat keributan, petugas keamanan Pady's lalu mengusir kedua pihak ke luar. Namun bukannya berhenti, perkelahian berlanjut semakin ke utara sampai di depan Apache Bar. Di sanalah, anggota polisi dari Biro SDM Polda Bali itu dikeroyok dan ditikam. Korban langsung dilarikan ke RS Trijata Denpasar oleh temannya. Sedangkan yang diduga pelaku berinisial HN (40) disinyalir juga terluka. Pria asal Palembang itu sempat dirawat di RS Murni Teguh, Kuta. Namun belum diketahui apakah pelaku sudah diamankan atau belum oleh pihak kepolisian. Termasuk keberadaan I Putu JS di tempat hiburan malam tersebut, apakah dalam rangka tugas atau bukan. 
 
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto yang dikonfirmasi tidak berkomentar banyak. "Polresta yang tangani," jawabnya. Sementara Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi hingga saat ini belum dijawab. 
wartawan
RAY
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.