Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rintisan Wisata Budaya dan Agro Mulai Diminati Wisatawan

sanggar
KUNJUNGI - Wisatawan asing tampak mengunjungi sanggar milik Sukanta Wahyu.

Semarapura, Bali Tribune

Seiring dengan rencana pelaksanaan City Tour Kota Semarapura yang menyangkut juga kawasan wisata seni Desa Kamasan termasuk Desa Tihingan, berbagai persiapan untuk mensukseskan rencana prestisius bagi Klungkung ke depan.

Obyek wisata rintisan di Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Klungkung  sejak awal kini mulai menggeliat. Dimana ditemukan Sanggar Wahyu Para mencoba menyajikan wisata baik lokal dan mancanegara dengan suguhan yang baru. Konsep yang ditawarkannya adalah wisata budaya yang digabungkan dengan wisata agrowisata. “Kita resmi mulai buka Januari 2016, pemasarannya lewat on-line dan dari mulut ke mulut,” jelas pemilik Sanggar Wahyu Para, Kamis (16/6).

Lebih jauh Sukanta Wahyu menjelaskan selain wisatawan dapat melihat-lihat ratusan karya patung dan lukisannya, wisatawan juga diajak berkeliling menikmati keindahan alam dan agrowisata yang isinya sayuran Terong, Cabai, Pisang, Pepaya dan tanaman lainnya. Bahkan wisatawan juga disuguhkan dengan tracking pendek melintasi alam perkebunan dan persawahan sekaligus menikmati aliran air irigasi. “Ditambah lagi, kami suguhkan demo melukis, musik tradisonal bambu dan Tari Barong Bangkung,” jelas Sukanta Wahyu.

Dikatakannya, semenjak dibuka awal Tahun 2016 lalu, wisatawan yang berkunjung ke sanggarnya datang dari Australia (Aborign), Belgia, Jerman dan Spanyol. Yang menariknya lagi, wisatawan yang masuk ke obyek wisata ini tidak dipungut biaya, “Terserah wisatawan mau kasi atau tidak, namun kami layani dengan baik,” beber Sukanta Wahyu lagi. Dengan lahan 40 are miliknya dan kebetulan memiliki view yang bagus tersebut, di dalam area sanggar tersebut diisi bangunan untuk duduk bersantai dan tempat untuk tracking pendek (sekitar 1 km).

Salah seorang wisatawan yang berasal dari ABC Primary School, Children of The World, School and Learning Center, Denpasar membawa seratusan siswa ke sanggar tersebut. Miss Dee (Dorotthy Summers) pimpinan rombongan mengatakan ingin mengajak siswanya mengenal yang namanya alam secara langsung. Dee menjelaskan sangat suka dengan apa yang disuguhkan Sanggara Wahyu Para, dimana penataan wisata agro dan budaya sangat akrab dengan alam.

Sukanta Wahyu berharap agar Pemkab Klungkung bisa mempromosikan sanggarnya agar lebih dikenal oleh wisatawan mancanegara, mengingat wisata agro dan budaya yang dimilikinya sangat layak untuk dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun asing.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Adi Arnawa Dorong Kolaborasi Perumda MGS dan Food Station Jakarta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, selaku Kuasa Pemilik Modal, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) dengan BUMD Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya. Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan beras, pemanfaatan sarana produksi, serta pengembangan bisnis pangan di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Siap Support Perhelatan Sanur Bali International Half Marathon

balitribune.co.id | Denpasar - Perhelatan Sanur Bali International Half Marathon 2026 siap digelar Minggu, 8 Februari mendatang. Pemerintah Kota Denpasar, menyambut baik perhelatan akbar yang diperkirakan akan diikuti lebih dari 5 ribu pelari domestik maupun internasional itu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Kinerja Keuangan Daerah, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Turun Langsung Cari Solusi

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung mengunjungi Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem, Kamis, (5/2/2026) untuk mendengarkan sekaligus mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi jajaran BPKAD.

Baca Selengkapnya icon click

Ngajegang Sastra Leluhur, 12 Lontar Pengobatan Hingga 'Pangijeng Abian' Dikonservasi di Belancan

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bali, Kamis (5/2/2026). Pada kegiatan ini berhasil diidentifikasi sebanyak 12 cakep lontar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.