Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ritual Tari Sakral Legong Sri Sedana di Desa Adat Peliatan

sakral
SAKRAL - Salah satunya, tari sakral Legong Sri Sedana saat yang dipersembahkan saat puncak prosesi Ngusaba Dalem di Pura Dalem Gede, Desa Pakraman Peliatan, Selasa (25/4).

BALI TRIBUNE - Dari ribuan jenis tarian sakral di Bali, beberapa diantaranya sudah jarang dipertunjukkan lagi. Salah satunya, tari sakral Legong Sri Sedana saat yang dipersembahkan saat puncak prosesi Ngusaba Dalem di Pura Dalem Gede, Desa Pakraman Peliatan, Selasa (25/4). Dibawakan oleh gadis-gadis yang masih suci, dipersembahkan khusus untuk menyambut Dewi kesuburan dan kemakmuran.

Upacara Ngusaba Nini itu tidak saja menyedot umat di desa setempat. Namun juga para potografer dan cameramen. Lantaran pada prosesi ini juga dipersembahkan tari sakral nan langka yakni Tari Legong Sri Sedana. Berbeda dengan tarian lainnya, tari Legong yang dibawakan para gadis desa ini dipersembahkan untuk menyambut turunnya Dewi Sri Sedana yang merupakan dewi kesuburan dan kemakmuran.

Pimpinan tari, AA Gde Oka Dalem menuturkan, Legong Sri Sedana, ditarikan tiga orang penari sebagai penari utama, terdiri dari dua orang penari legong masing-masing berperan sebagai Bethari Sri dan Betara Sedana, dan seorang sebagai Condong. Selain tiga penari utama ini disertai pula belasan orang penari yang berperan sebagai biduanda ke dewan (hamba raja, pembawa alat kerajaan – dalam hal ini pembawa sesajen). “Legong sri sedana ini dipentaskan dalam serangkaian upacara khusus atau utama. Seperti pada puncak Karya Ngusaba Dalem di Pura dalem Gede Peliatan ini,” ungkapnaya.

Lanjutnya, dengan gerakan tubuh yang sarat makna dan kekuatan. Selain gambelan, tarian ini juga diiringi kidung yang dibawa oleh para ibu-ibu dan penabuh. “Saat menari, gadis-gadis ini diyakini sebagai penjelmaan dewi sri beserta widyadari,” tambahnya.

Tarian kosmis ini, juga  merupakan simbol perputaran dunia yang menarik kekuatan dewata dan alam semesta. Dipersembahkan dengan harapan Hyang kuasa berkenan memberi berkah berupa kesuburan tanah dan kemakmuran umat.

Dalam tarian ini juga mengambarkan bahwa kesuburan dan kemakmuran bagi masyakat Bali yang agraris memang identik dengan pertanian. Namun kini, ketika lahan pertanian banyak beralihfungsi, pemujaan terhadap dewi kemakmuran terus berlangsung.

wartawan
redaksi
Category

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.