Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSUD Wangaya Siapkan Ruang Isolasi, Paramedis Berinisiatif Produksi Alat Pelindung Diri

Bali Tribune/ Suasana pembuatan face shield di RSUD Wangaya Kota Denpasar.
Balitribune.co.id | Denpasar - Setelah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar, telah menyiapkan satu ruang isolasi khusus untuk pasien dalam pengawasan (PDP).
 
Plt. Dirut RSUD Wangaya, dr. Dewa Putu Alit Parwita, mengatakan sebagai rumah sakit rujukan, pihaknya telah menyiapkan beberapa ketentuan, salah satunya fasilitas ruang isolasi yang daya tampungnya terbatas. 
 
''Baru satu ruang isolasi yang bisa difungsikan karena sudah dipasang alat pembersih udara. Padahal kita butuh empat alat pembersih udara. Ruang itu juga hanya bisa menampung pasien rujukan PDP. Idealnya satu ruang isolasi satu pasien, tapi tempat tidurnya kami atur menjadi empat orang dengan satu bangsal,'' kata Alit Parwita, Senin (30/3).
 
Pengaturan tempat tidur bagi pasien rujukan PDP ini, lanjut dia, jika terjadi peningkatan kasus Covid-19. Untuk ruangan lainnya juga telah diantisipasi hanya saja dibutuhkan alat pembersih udara namun belum datang sehingga belum difungsikan.
 
 ''Kami telah siapkan ruang Merak untuk Covid Centre (ruang pusat Covid-19) termasuk polikliniknya untuk pasien-pasien yang screening awal mengarah ke ODP dari Unit Gawat Darurat (UGD), seperti adanya gelaja demam, batuk dan riwayat perjalanan diarahkan ke Poli Covid. Setelah di Poli Covid, selanjutnya screening lagi dan jika pasien ODP memerlukan pemeriksaan lebih lanjut seperti rontgen, maka alat rontgen dengan tenaga medis yang bergerak ke tempat pasien,'' ujarnya.
 
Kendala yang dihadapi sekarang adalah alat pelindung diri (APD). Untuk saat ini, APD yang dimiliki masih bisa melayani pasien pasien PDP. Jika masuk ruang isolasi, APD yang dipakai lengkap dan standar yang berbeda dengan APD di ruang UGD. ''Saat ini terus kami usahakan untuk memenuhi kebutuhan APD. Sebagai RS rujukan, kami hanya menangani pasien ODP dan PDP. Jika positif, kami koordinasikan dengan rumah sakit rujukan regional, seperti RSUP Sanglah dan BRSUD Tabanan,'' ucapnya.
 
Ditanya untuk tenaga medis untuk penanganan pasien Covid-19, Alit Parwita, menyatakan RSUD Wangaya memiliki dua dokter spesialis paru dan perawat di ruang Merak sesuai dengan shif.
 
Produksi APD Face Shield 
Sebagai wujud peningkatan kewaspadaan terhadap mewabahnya virus corona (Covid-19), RSUD Wangaya memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) secara mandiri, khususnya Face Sield (pelindung wajah).
 
Plt. Dirut RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. I Dewa Putu Alit Purwita menjelaskan bahwa produksi Face Shield ini merupakan inisiatif dari rekan paramedis untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona. Sehingga, selain menggunakan masker, dengan face sield ini diharapkan mampu melindungi wajah petugas medis.
 
“Iya itu inisiatif dari rekan-rekan tim medis, untuk meningkatkan kewaspadaan selain sudah ada masker sebagai alat pelinung diri,” ujarnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, adapun bahan yang digunakan sangat mudah didapat. Mulai dari plastik mika, bando, dan double tip.
“Tentunya APD Face Shield ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi petugas medis saat melaksanakan tugas, utamanya yang tergabung dalam Tim Covid-19 RSUD Wangaya, selain juga dilengkapi dengan APD sesuai dengan standar Kemenkes dan WHO,” pungkasnya.
 
Untuk diketahui, selain RSUD Wangaya UKM di Kota Denpasar juga serentak ikut memproduksi APD Face Sield guna memberikan rasa aman bagi tenaga medis yang menangani Covid-19.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.