Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Longsor, Satu Nyawa Melayang

Bali Tribune / ROBOH - Lokasi rumah roboh yang menewaskan Dewa Gede Putra
balitribune.co.id | Gianyar -  hujan yang ditunggu-tunggu, kini mulai mengguyur dan langusng mendatangkan  bencana. Tragisnya lagi,  satu keluarga di Desa Manukaya Let, Tampaksiring tertimbun di dalam rumahnya sendiri  yang  tergerus longsor.  Dewa Gede Putra (47) yang merupakan kepala keluarga meninggal, istri dan seorang anaknya menderita luka berat serta luka ringan diderita tiga anaknya yang lain.
 
Dari informasi yang dihimpun, Senin (16/12), tembok rumah milik keluarga  Dewa Gede Putra  roboh  lantarn tergerus longsor. Dimana posisi rumah korban ini berada di kemiringan sehingga tidak kuat menahan air hujan. “Tembok  rumah korban menempel jadi satu dengan senderan tanah. Saat itu korban dan keluarganya berada di dalam rumah. Dalam kejadian tersebut,  2 orang mengalami luka berat dan 3 orang luka ringan dan seorang meninggal, “  Ungkap Camat Tampaksiring, Pande Made Sweda
 
Lanjutnya, jenasah korban Dewa Gd Putra sudah kini  berada di rumah duka. Prosesi pemakaman masih menunggu hari baik, mengingat saat ini sedanh berlangsung piodalan di salah satu pura di Desa Manukaya Let. Korbam meninggalkan 1 istri dan 3 orang anak, sementara satu anaknya sudah kawin keluar. 
 
Selain di Manukaya Let, musibah tembok ramah roboh terjadi juga di rumah warga, I Wayan Balik Suasta (50) di Banjar Kebon Kaja, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh. Kejadian tersebut berawal saat hujan lebat disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di wilayah Blahbatuh.  Diduga tembok yang berada di bale dauh (bangunan barat) korban kondisinya sudah tua, sehingga pondasinya telah kropos, terlebih lagi hujan dan angin kencang ini datang usai musim kemaru berkepanjangan. Dari musibah tersebut, kerugian material ditafsir mencapai Rp 50 juta. Puing tersebut telah dibersihkan oleh kelurga korban dibantu sejumlah tetagga. 
 
Tanah longsor juga  terjadi di Banjar Pejengaji, Desa/Kecamatan Tegalalang, Minggu sekitar pukul 19.12 Wita. Longsoran setebal kurang lebih lima meter ini menutup akses jalan rumah warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar pun diturunkan untuk melakukan proses evakuasi. Kondisi kembali kondusif setelah pukul 22.05 Wita. Selain itu terjadi sejumlah pohon tumbang di Lodtunduh, Ubud dan Pura Samuantiga, Bedulu Blahbatuh. Akibatnya lulitas menajdi tersendat. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 
 
Kepala BPBD Gianyar, Anak Agung Oka Digjaya meminta masyarakat lebih waspada. Sebab saat ini merupakan peralihan antara musim kemarau dan pengujan, sehingga potensi bencana tak bisa dihindari. Pihaknya pun siap membantu masyarakat untuk langkah antisipasi bencana. Seperti memangkas pohon tumbang berpotensi bencana. “Mengantisipasi musim bencana ini, pihaknya juga telah melakukan peningkatan kapasitas anggotanya dalam menangai bencana. Karena itu, setiap ada kejadian, petugas BPBD Gianyar sudah siap membantu dalam kondisi apapun,” pungkasnya. 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga, Satu Sarjana

balitribune.co.id | Satu keluarga, satu sarjana. Itulah slogan yang digaungkan Gubernur Bali, Wayan Koster, lewat program barunya yang digadang-gadang sebagai pemutus rantai kemiskinan. Sebuah mimpi kolektif yang terdengar sederhana sekaligus indah. Setiap keluarga menghadirkan seorang anak berjas toga, tersenyum di panggung wisuda, seakan keberhasilan akademik otomatis mengangkat martabat seluruh rumah tangga.

Baca Selengkapnya icon click

PTK Sigap Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Wilayah Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS), bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Bali. Aksi ini menjadi wujud nyata dari komitmen PTK untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan moral dan material, serta meringankan beban warga yang tengah menghadapi masa sulit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Korban Hilang Pascabanjir Belum Ditemukan, Desa Adat Mengwitani Gelar Upacara

balitribune.co.id | Mangupura - Satu keluarga hingga Minggu (14/9), masih dinyatakan hilang pascabanjir bandang melanda Perumahan Permata Residence, Lingkungan Gadon, Kelurahan Mengwitani pada Rabu (10/9).

Tim gabungan terus melakukan pencarian di lokasi, sementara Desa Adat Beringkit menggelar ritual adat untuk mendoakan para korban.

Desa Adat Beringkit menggelar ritual Mecaru Guru Piduka dan Bendu Piduka di lokasi kejadian. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.