balitribune.co.id | Denpasar - Si jago merah kembali mengamuk menghanguskan rumah milik Zet Wadu (65) di Jalan Tukad Gangga Gang Tirta Gangga No 6 Panjer, Denpasar Selatan, Kamis (8/1/2026) pukul 23.00 Wita. Selain rumah, seorang penghuni, Gerson Mengidima (29) tewas terpanggang.
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pukul 22.50 Wita lampu di rumah korban padam namun lampu di rumah tetangga masih menyala, selanjutnya saksi Viktor Ronaldo (45) mengecek ke meteran listrik dan ternyata meteran listrik posisi "Off". Pria asal Maluku ini mencoba membalikkan meteran listrik ke posisi "On" namun tidak bisa, saksi juga mencium bau asap. Ia kemudian naik ke lantai dua untuk mengecek sumber asap tersebut namun tidak ditemukan, dan melihat korban sedang tertidur memakai headset di telinganya. Viktor kemudian turun ke lantai satu untuk mengecek kompor gas, namun tidak ditemukan ada kebocoran gas. Namun pukul 23.00 Wita api tiba-tiba muncul dari kamar tengah lantai satu dan dengan cepat api membesar membakar rumah.
"Saksi kemudian membangunkan Zet Wadu dan isterinya Ni Luh Sudarni yang tidur di lantai 1 untuk menyelamatkan diri. Sementara korban yang berada di lantai dua tidak dapat menyelamatkan diri dan tewas terbakar," ungkapnya.
"Pada saat menyelamatkan diri kaki kiri saksi juga terluka akibat terkena pecahan kaca," lanjutnya.
Hasil olah TKP Inafis Polresta Denpasar, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Korban tewas mengalami luka bakar sampai 100 persen. Api berhasil dipadamkan pada Jumat (9/1) pukul 00.30 Wita oleh 8 unit Damkar Kota Denpasar.
"Akibat kejadian, satu orang korban tewas, satu orang mengalami luka pada kaki kiri kena pecahan kaca. Dan rumah yang terbakar dengan kerugian dua ratus juta rupiah. Kejadian kebakaran tersebut terjadi diduga akibat arus pendek listrik," terangnya.
Jasad korban dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulance BPBD Kota Denpasar.