Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saat banjir lahar dingin Pipa Gravitasi PDAM Klungkung jebol,managemen kelimpungan.

JEBOL - Tampak petugas susah payah menyambung pipa yang sering jebol karena terjangan lahar dingin.

 BALI TRIBUNE - Seringnya pipa jebol akibat terjangan lahar dingin di kawasan Telaga Waja, menyebabkan sering terganggunya pelayanan PDAM di Kabupaten Klungkung. Persoalannya buka itu saja, juga pasokan aliran PLN yang sering mati mendadak belakangan ini menjadi beban manajemen untuk berusaha menuntaskan persoalan krusial ini. PDAM Tirta Mahottama Klungkung makin bertambah krusial menghadapi persoalan serius ini. Semua akibat jaringan pipa transmisi gravitasi di sumber mata air Rendang-Payungan, benyah latig karena  terjangan banjir lahar dingin, saat terjadi erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. PDAM Tirta Mahottama Klungkung berusaha mengatasi ini dan sudah mengajukan surat ke Satker PSPAM (Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum) Bali.  Hal itu dikemukakan Direktur PDAM Klungkung, I Wayan Renin Suyasa. Dirinya mengatakan sudah layangkan surat dengan nomor 311/UM.01.01/PDAM/XII/2018  sejak 11 Desember lalu. Menurutnya, kerusakan jaringan pipa induk terjadi saat datangnya  banjir lahar dingin pada 26 November tahun lalu. “Hal inilah yang sangat merugikan pada sistem jaringan pipa transmisi gravitasi. Kerusakan terjadi di titik sta.12-sta.24 yang terpasang di tepi alur Sungai Telagawaja. Material banjir lahar dingin langsung memporakporandakan jaringan pipa jenis HDPE 335 mm PDAM Klungkung. Akibat alur sungai menjadi lebar, pipa kami yang sudah terpasang juga ikut tergerus dan pipa ikut hanyut kurang lebih 1000 meter," ujar Nyoman Renin serius.  Terputusnya pipa transmisi tersebut, mengakibatkan banyak masalah. Pemanfaatan mata air Rendang-Payungan sebagai air baku untuk pelayanan air bersih di Kabupaten Klungkung, menjadi tidak berfungsi. Padahal ini adalah proyek yang didanai dari APBN tahun 2008/2009. Renin menjelaskan, pelayanan menjadi terganggu karena suplai dari sistem tersebut sekitar 125 liter per detik menjadi terhenti. Sejak saat itu pelayanan air PDAM menjadi terganggu sampai sekarang dan tentu menjadi bulan bulanan kritik pelanggan.   Nyoman Renin berusaha mencari alternatif dengan  opsi menggunakan pompa. Tetapi, opsi ini menimbulkan masalah baru. Sebab, dengan menggunakan sistem pompa, biaya operasional membengkak. PDAM menjadi tidak mampu menutup besarnya biaya operasional setiap bulan, karena beban biaya listrik PLN juga menjadi sangat tinggi dan boros.  Dengan fakta situasi demikian, PDAM Klungkung semakin dibuat pusing tujuh keliling  dengan biaya total kerusakan dari analisa RAB sekitar Rp 2,5 miliar mencari upaya lain. Ditambah tekanan publik, khususnya para pelanggan juga semakin besar atas kualitas pelayanan yang dituding  merosot. Di banyak tempat terjadi keluhan pelayanan. Untuk itu PDAM Klungkung berharap banyak kepada Satker PSPAM Bali, untuk bisa membantu melakukan rehabilitasi sistem gravitasi supaya bisa berfungsi  normal kembali.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.