Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saatnya Merpati Bali “Terbang Tinggi”

Srikandi Cup
SRIKANDI – Trio Srikandi andalan Merpati Bali di ajang Srikandi Cup 2017.

BALI TRIBUNE - Kiprah tim basket putri Merpati Bali dalam kurun tiga musim terakhir ini semakin berkembang, baik secara organisasi permainan maupun secara manajemen. Menatap musim Srikandi Cup selama setahun ke depan,  mereka berhasil mengikat kerja sama dengan produsen peralatan olahraga lokal (Eagle) dan juga bekerja sama dengan pusat kebugaran olahraga (Gold’s Gym).

Metamorfosis klub kebanggaan warga Pulau Dewata ini dimulai pada tahun 2015, ketika mereka untuk pertama kalinya mengikuti ajang Woman’s Indonesian Basketball League (WIBL) yang saat itu hanya diikuti oleh empat tim. Kehadiran Merpati Bali di ajang WIBL saat itu terjadi lewat campur tangan  Deddy Setiawan pemilik klub Merpati Bali yang melakukan proses merger dengan tim Tomang Sakti Jakarta.

Berbekal kurang lebih enam pemain muda asal Bali, di antaranya Kadek Pratitta Cita Dewi, Dewa Ayu Made Sriatha Kusuma, Regita Pramesti melebur dengan para pemain klub Tomang Sakti Jakarta yang sudah ada seperti layaknya Agustin Elya Gradita Retong, Dora Lovita dan Jacklin Ibo.

Tanpa diduga kolaborasi kedua tim ini bisa mencuri perhatian ditahun perdananya, ketika mereka mampu menatap final dibawah pelatih Raoul Miguel Hadinoto, meski pada akhirnya mereka harus takluk di tangan Surabaya Fever.

Lepas tahun kedua, Deddy Setiawan melakukan sejumlah perombakan dan perbaikan tim. Di antaranya dengan merekrut pelatih baru yakni Bambang Asdianto Pribadi, juru taktik timnas basket putri Indonesia yang sukses mengantarkan Indonesia meraih medali Perak di SEA Games Singapura 2015 silam.  

Lewat perpaduan manajemen yang rapi dan kolaborasi coaching staff yang solid yang di nahkodai Bambang Asdianto Pribadi, secara pelan tapi pasti Merpati Bali akhirnya mulai menjelma sebagai salah satu tim dengan kekuatan yang merata dan patut diperhitungkan di ajang di Srikandi Cup musim ini.

Tahun pertamanya menangani tim belumlah berbuah manis. Merpati Bali harus puas di peringkat ketiga. Pada saat itu kendala cedera sejumlah pemain sedikit mempengaruhi performa mereka pada seri pamungkas yang berlangsung di Surabaya. Tapi pembelajaran mereka di musim kemarin adalah semakin matang dan terbentuknya chemistry permainan tim di antara mereka.

“Memasuki tahun ketiga, progress tim ini semakin matang. Bersama coaching staff, manajemen dan pemain, impian kami adalah bisa terbang lebih tinggi lagi dengan meraih prestasi yang semaksimal mungkin, “ ujar Deddy Setiawan, yang juga merupakan koordinator Srikandi Cup 2017-2018 dalam siaran pers diterima Bali Tribune, Kamis (16/11).

Sementara Pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi, mengaku tantangan musim ini lebih berat dibanding musim kemarin. Hanya saja ia mengaku tidak mau ambil pusing dan tetap akan fokus berkonsentrasi menangani timnya. Jumlah peserta dan game yang semakin kompetitif di musim ini justru menambah gairahnya untuk bisa membawa timnya menuju level permainan yang lebih baik lagi

“Selain kendala pertandingan antarkampus, saya sempat absen menangani tim untuk beberapa hari lamanya terkait harus mengikuti program bea siswa FIBA yakni International Coach Appreticenship in Basketball 2017 dari USOC (United State Olympic Committee). Tapi itu bukan suatu alasan karena saya percaya dengan coaching staff dan seluruh pemain saya. Pastinya Merpati Bali tidak akan ingkar janji untuk meraih hasil yang terbaik pada seri pertama di Makassar nanti,” ucap Mbing, sapaan akrab Bambang Asdianto Pribadi.

 Musim ini Merpati Bali menambah kekuatannya dengan merekrut beberapa muka-muka baru diantaranya dua pemain kembar eks klub Sritex Solo Lamia dan Tania Rasidi dan juga pemain muda seperti Cecilia Tirza, Husna (Jawa Barat), Millania Angela, Natalia Vivi (Pontianak).

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.