Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Safari Gemarikan Libatkan Anak-anak

Bali Tribune /GEMAR IKAN - Safari Gemarikan di Payangan

balitribune.co.id | Gianyar - Komisi IV DPR RI Drs. I Made Urip, M.Si bersama Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menyelenggarakan Perluasan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Gianyar. Rombongan diterima Ketua Forikan Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra bersama DPRD Kabupaten Gianyar Dapil Payangan I Nyoman Kandel serta Kepala OPD terkait di Puspem Payangan.

Ketua Forikan Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan sebagai Kabupaten Gianyar yang memiliki potensi pertanian dengan wilayah 36.800 hektar yang terdiri dari 29.946 hektar lahan pertanian dan 6.845 hektar lahan bukan pertanian serta mempunyai panjang pantai 14, 30 Km yang terbentang dari Pantai Siyut hingga pantai Gumicik.

Selain memiliki sumber daya pertanian, Kabupaten Gianyar juga memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan. “Potensi perikanan budidaya dengan luas kolam 38,654 ha dan potensi lestari perikanan tangkap 1,998 ton/tahun. Bahkan produksi Perikanan budidaya Tahun 2021 sebesar 1.132 ton dan produksi perikanan tangkap tahun 2021 sebesar 565 ton," papar Ny Surya Adnyani Mahayastra.

Pasca pandemi melanda, Kabupaten Gianyar tetap berusaha menciptakan program ataupun kegiatan fisik dan non fisik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan seperti pembangunan beberapa pasar, jalan, penebaran ikan ataupun restoking di aliran sungai dengan diberi penyekatan tertentu, melaksanakan kegiatan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) setiap tahun. “Pada tahun 2017 mulai dilaksanakan gemarikan untuk 700 anak SD, pada Tahun 2018 untuk 700 anak SMP dan Tahun 2019 untuk 350 anak PAUD, sedangkan untuk tahun 2020 sampai tahun 2021 tidak dilaksanakan karena covid-19,” terang istri Bupati Gianyar tersebut.

Fungsional Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Wijaya menyambut baik kegiatan Gemarikan, disamping sarana mendorong peningkatan konsumsi ikan, juga mendukung program penanganan stunting dan gizi buruk. “Hal ini sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali  Nangun Sat Kerti Loka Bali,” ujar Agung Gede Agung Wijaya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan Perluasan Gemarikan akan tumbuh kesadaran untuk pemenuhan gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk mengkonsumsi ikan yang aman, sehat, dan halal. “Ikan sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penangan stunting mengingat ikan sebagai sumber protein memiliki beragam keunggulan dibandingkan produk hewani lainnya,” tandas Agung Gede Agung Wijaya.

Direktur Jendral Fungsional Utama Pengawas Mutu, Innes Rahmania mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) karena masih banyak anak-anak di indonesia yang mengalami gizi buruk, stunting dan lainnya. “Komisi IV bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bisa melaksanakan Perluasan Gemarikan. Salah satunya dilakukan Bali, yaitu di Kabupaten Gianyar," papar Innes Rahmania.

Menurutnya, momen ini sangat bagus karena melibatkan anak-anak dan para ibu yang memang membutuhkan asupan gizi terutama dari ikan yang mengandung Omega 3 ketimbang sumber protein lainnya. “Jadi ikan merupakan sumber protein terbaik dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak,”  ujar Innes Rahmania.

Komisi IV DPR RI Drs. I Made Urip, M.Si mengatakan dirinya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelorakan Gemarikan guna memperkuat ketahanan pangan terutama kepada anak-anak sehingga bisa tumbuh dengan cerdas, sehat serta kelangsungan generasi muda kedepannya. “Jadi ikan itu memberi kontribusi kepada anak-anak, dalam kesehatan. Sehingga generasi kita kedepan tumbuh menjadi sehat dengan Gerakan Makan Ikan” ujar politisi Partai PDIP.

Pada kesempatan tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI menyerahkan 500 paket Gemarikan yang diambil dari UMKM setempat serta materi promosi berupa kaos Gemarikan sebagai media edukasi masyarakat tentang manfaat mengkonsumsi ikan bagi kesehatan. Juga diadakan Posyandu, yang dihadiri para balita dari banjar setempat.

wartawan
ATA
Category

Berpacu dalam Sinergi, Astra Motor Bali Ajak Siswa Terapkan Gaya Hidup Decluttering

balitribune.co.id | Gianyar – Dalam semangat Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Bali bersama PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar kegiatan “Berpacu Dalam Sinergi – Experience Decluttering Mission” di SMA Negeri 1 Gianyar. Kegiatan ini mengajak 70 siswa untuk mengenal dan menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui konsep Decluttering.

Baca Selengkapnya icon click

Pendakian ke Pucak Mangu Ditutup Sementara, Pemkab Badung Dukung Karya Sakral 10 Tahun Sekali

balitribune.co.id | Mangupura - Jalur pendakian ke Pura Pucak Mangu, Desa Adat Tinggan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, ditutup sementara mulai 21 Oktober hingga 17 November 2025. Penutupan ini dilakukan karena digelarnya karya besar 10 tahun sekali yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Badung bersama krama Desa Adat Tinggan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Bahaya di Jalan Raya Sejak Usia Remaja

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi generasi muda melalui kegiatan Edukasi Safety Riding di SMAN 1 Gianyar. Sebanyak 70 siswa antusias mengikuti kegiatan yang dikemas dengan suasana fun learning bertema “Antisipasi Bahaya di Jalan Raya”pada jumat (24/10).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Makex Robotic Competition 2025 di Bali, 9 Negara Bersaing Menuju Juara Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Menuju Kejuaraan Dunia, (World Championship) yang akan dilaksanakan di China, Januari 2026 mendatang. Sembilan Negara yaitu, Indonesia, Mexico, India, Lebonan Korea Selatan, Thailand, Filipina , Malaysia dan UAE bertarung di event Makex Robotic Competition 2025 yang diadakan di  Hotel Aston Denpasar, Jumat (23/10).

Baca Selengkapnya icon click

Cuaca Ekstrem Pengaruhi Hasil Panen Mentimun

balitribune.co.id | Tabanan - Cuaca panas ekstrem yang terjadi di Bali beberapa waktu terakhir ini membuat sejumlah hasil panen petani kurang maksimal. Seperti yang terjadi di Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung, hasil panen mentimun tidak optimal karena pengaruh cuaca. Kualitas mentimun yang kurang bagus juga memengaruhi harga jual. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.