Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Safari Kesehatan di Banjar Kaja Sesetan

Walikota
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau pelaksanaan Safari Kesehatan di Banjar Kaja, Tempekan Kubu, Lingkungan Taman Sari, Sesetan, Denpasar, Rabu (14/9).

Denpasar, Bali Tribune

Beragam upaya dilakukan Pemkot Denpasar untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Safari Kesehatan. Seperti yang dilaksanakan di Banjar Kaja, Tempekan Kubu, Lingkungan Taman Sari, Sesetan, Denpasar, Rabu (14/9).

Pelaksanaan ini ditinjau langsung Walikota Denpasar, IB Rai D Mantra, sekaligus berdialog mendengar keluh kesah masyarakat. Nampak hadir pula Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini, Camat Densel AA Gde Risnawan didampingi tokoh masayarakt setempat.

Kepala Puskesmas I Denpasar Selatan, A.A Ngurah Gede Dharmayuda mengatakan diadakannya kegiatan safari kesehatan ini bertujuan memberi akses langsung kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Safari Kesehatan ini rutin diadakan terlebih lagi menjelang Hari Kesehatan Nasional pada 12 Nopember. Selama setahun tidak kurang sebanyak dua kali dilaksanakan kegiatan Safari Kesehatan dan dilaksanakan secara bergilir di seluruh desa dan kelurahan di Kota Denpasar.” Terangnya.

Lebih lanjut Ngurah Gede Dharmayuda mengatakan permasalahan kesehatan yang dominan dialami oleh masyarakat dewasa ini merupakan penyakit- penyakit noninfeksi atau penyakit tidak menular seperti Hipertensi, Kencing Manis dan Diabetes.

Menurut Dharmayuda, penyebab penyakit noninfeksi tersebut bukan hanya karena faktor keturunan, melainkan juga disebabkan gaya hidup seperti kebiasaan begadang, mengkonsumsi alkohol dan kurangnya berolahraga yang dapat memicu penyakit- penyakit noninfeksi tersebut.

“Ini disebut Sindrom Metabolik. Di sinilah peran Dinas Kesehatan Kota Denpasar untuk melakukan screening dan melatih kader- kader di Desa/Kelurahan untuk langsung memeriksakan kesehatan warganya, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat,” ujarnya.

Seperti berolahraga dan kembali ke obat-obatan herbal yang bisa ditanami di halam rumah sendiri. “Dalam Safari Kesehatan ini kami juga mengadakan pemeriksaan mata bekerjasama dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia. Ada pula kerjasama Fisioterapis,” paparnya.

Kepala Lingkungan Taman Suci, I Gede Ardiana, menyambut positif langkah Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya. “Terima kasihkepada Pemkot Denpasar terlebih lagi Bapak Walikota berkenan hadir meninjau jalannya kegiatan Safari Kesehatan di lingkungan kami ini,” katanya.

Kegiatan Safari Kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar di wilayah Densel akan dilanjutkan kembali di sejumlah lokasi seperti di Br Panti Desa Sanur pada Senin (26/9), Br Kajeng Desa Pemogan pada Kamis (29/9) dan Br Geladag, Pedungan, pada Jumat (30/9) mendatang.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.