Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saluran Irigasi Subak Yeh Penet Penarungan Bocor, Wabup Suiasa Perintahkan Lakukan Revitalisasi

Bali Tribune / Wabup Suiasa saat meninjau saluran irigasi Subak Yeh Penet Desa Penarungan yang bertempat di lingkungan Banjar Bantas, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Rabu (19/8).
balitribune.co.id | Mangupura - Saluran irigasi Subak Yeh Penet Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, mengalami kebocoran. Akibatnya, aliran air menuju 258 hektat sawah di subak ini terganggu.
 
Terkait hal ini, Rabu (19/8) Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa  meninjau lokasi bocornya saluran irigasi Subak Yeh Penet yang berlokasi di Banjar Bantas, Desa Penarungan. Setelah peninjauan ini Wabup Suiasa berjanji akan segera memerintahkan perbaikan.
"Saluran air di sini akan kita perbaiki bahkan harus dilakukan revitalisasi. Jadi sepanjang alur terowongan 3 Km ini akan dibuatkan perencanaan yang komprehensif, kita buatkan sebuah kepastian dalam ketersediaan air sawah sehingga petani kita memiliki jaminan ke depan," katanya.
 
Menurut Suiasa kalau hal tersebut sudah dipenuhi maka tujuan mewujudkan kedaulatan pangan di Badung dapat terwujud sehingga masyarakat petani di Kabupaten Badung, memiliki prospek yang bagus. "Inilah komitmen kita untuk membangun sektor pertanian di Kabupaten Badung. Jadi salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian itu sendiri" ungkapnya seraya menegaskan bahwa perbaikan saluran irigasi di seluruh subak di Kabupaten Badung akan tetap diprioritaskan kedepannya.
 
Disisi lain Kadis PUPR IB Surya Suamba menjelaskan sebenarnya saluran irigasi teknis ini merupakan wilayah saluran dari Balai Sungai yang memang kondisinya ada terowongan dan ada pula saluran terbuka yang merupakan peninggalan dari zaman Belanda. "Saat ini sesuai dengan perintah dari Bapak Wakil akan kita rencanakan untuk kita kaji dan hitung kemudian akan kita koordinasikan ke Kepala Balai Sungai terkait dengan penanganannya sehingga munculnya kebocoran yang saat ini terjadi itu memang benar-benar bisa kita minimalkan sehingga air bisa secara maksimal untuk mengairi sawah yang ada di Subak Penarungan," ungkapnya.
 
Untuk awal pengerjaan pihaknya menyampaikan akan melaksanakan penutupan kebocoran yang ada dengan grooving beton sekaligus membersihkan pohon-pohon  yang menghalangi saluran irigasi. "Secara bersama nanti akan kita kerjakan sejalan atau simultan dengan melakukan koordinasi ke Balai Sungai karena ini merupakan aset Balai. Jangan sampai nanti kita melakukan pekerjaan tetapi secara administrasi tidak tepat. Karena intinya kalau dari petani yang penting terdapat air dengan cepat. Nah itu saja yang nanti akan kita kerjasamakan dan koordinasikan dengan pekaseh dan dibantu oleh krama subak untuk pengerjaannya," imbuh Surya Suamba.
 
Sementara itu Pekaseh Subak Penarungan I Made Suka melaporkan wilayah Subak Penarungan luasnya 268 hektar dan dari hari ke hari saluran irigasi memang menjadi pokok permasalahan klasik petani dari sejak dulu. Untuk itu pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan perbaikan kepada pemerintah. "Suksesnya pertanian itu sangat tergantung pada ketersediaan air. Subak Penarungan dengan luas 268 hektar memiliki saluran irigasi yang terdiri dari saluran terowongan dan saluran terbuka yang kami warisi dari jaman Belanda sehingga saat ini kondisinya banyak yang rusak yang mengakibatkan jalannya air kurang lancar. Untuk itu kami memohon bantuan kepada Pemkab Badung agar bisa membantu memperbaiki sehingga kami tidak perlu melakukan kegiatan mencari air pada saat malam hari," katanya seraya berharap perbaikan ini bisa lebih cepat terwujud.   
wartawan
I Made Darna
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.