Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambut HUT Kota Denpasar ke 234, Pemkot Denpasar Gandeng Yayasan Beji Bhoewana Bali Bersihkan Situs Budaya di 3 Titik

Bali Tribune/ Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, melaksanakan pembersihan situs budaya mulai dari Pelingih- Pelinggih di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Patung Catur Muka Denpasar dan Patung Perjuangan Puputan Badung, Minggu (30/1).




balitribune.co.id | Denpasar -  Dalam rangka menyambut Hut Kota Denpasar ke 234 tahun, Pemerintah Kota Denpasar menggandeng Yayasan Beji Bhoewana Bali dan PT Karcher Indonesia melaksanakan pembersihan situs budaya mulai dari Pelingih- Pelinggih di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Patung Catur Muka Denpasar dan Patung Perjuangan Puputan Badung, Minggu (30/1).

Pembersihan dilakukan dengan alat semprot air yang dimulai dari Patung Perjuangan Puputan Badung, Patung Catur Muka dan Pura Agung Jagatnatha. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kadis Sosial Kota Denpasar, IGN Laxmy Saraswati, Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai serta Yayasan Beji Bhoewana Bali beserta jajaran.

Kepala Yayasan Beji Bhoewana Bali, AA. Wiradarma didampingi Sekretaris, IGA. Mirah Maheswari mengatakan dalam rangka HUT ke 234 kota Denpasar, Yayasan Beji Bhoewana Bali menggandeng perusahaan Jerman  Karcher yang merupakan perusahaan teknologi pembersih berbasis Air untuk turut berpartisipasi membersihkan situs budaya dan monumen yang ada di kota Denpasar.

"Yang terpilih adalah 3 titik di pusat kota Denpasar, yaitu patung icon kota Denpasar Catur Muka, monumen ‘Puputan Badung’ dan pelataran Pura Jagatnatha," ujarnya.

Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata dunia dan sedang menunggu pembukaan airport untuk bisa langsung dikunjungi turis dari mancanegara, diharapkan bisa berbenah diri sebelum kedatangan tamu yg akan berdampak positip bagi semua pihak. Tentunya partisipasi Karcher melalui Yayasan Beji Bhoewana Bal diharapkan  membawa dampak  yang positif bagi perusahaan.

"Yayasan Beji Bhoewana Bali sangat berterima kasih atas kerjasama dari Pemerintah Kota Denpasar yg sudah memberikan kesempatan kepada kami  untuk ‘ngayah’  membersihkan ikon kota Denpasar seperti Patung Catur Muka dan  Monumen Puputan Badung yang mencerminkan semangat rakyat yang pantang menyerah para pejuang  serta Pura JagatNata yang merupakan  tempat persembahyangan bagi Umat Hindu untuk warga Denpasar dan para perantau yang tidak sempat pulang kekampungnya karena harus bekerja di Denpasar," ujarnya.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas bantuan dalam bentuk CSR  yang diberikan Yayasan Beji Bhoewana Bali beserta PT. Karcher Indonesia. Tentunya hal ini sangat memberikan manfaat dalam menjaga kebersihan situs, monumen dan tempat ibadah di Kota Denpasar.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terimakasih atas bantuan  yang diberikan, tentunya hal ini sangat bermanfaat serta secara tidak langsung membantu pemerintah di bidang kebersihan,” kata Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan bahwa dalam masa pandemi covid 19 ini akan terus mendorong partisipasi  BUMN, BUMD, Perbankan  perusahaan swasta dan lainnya untuk ikut berpartisipasi di dalam pembangunan Kota Denpasar.

 "Dengan pola gotong royong tentu hal hal yang berat dapat kita kerjakan bersama dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak maupun pembangunan di Kota Denpasar," kata Jaya Negara.

wartawan
YAN
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.