Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambut Imlek, Pedagang Pasar Badung Laksanakan Tradisi Rebutan Buah

Bali Tribune/Pasar Badung yang direlokasi di lahan eks Tiara Grosir Denpasar ternyata memiliki traidisi unik dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Tak hanya penampilan atraksi Barongsai, para pedagang dan karyawan koperasi Kamboja juga memiliki tradisi rebutan buah-buahan, makanan dan minuman yang telah dipersembahkan dalam ritual menyambut Imlek. Seperti yang terlihat saat pelaksaan ritual menyambut Imlek 2570, Senin (4/2).

Bali Tribune, Denpasar, -  Pedagang Pasar Badung yang direlokasi di lahan eks Tiara Grosir Denpasar ternyata memiliki traidisi unik dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Tak hanya penampilan atraksi Barongsai, para pedagang dan karyawan koperasi Kamboja juga memiliki tradisi rebutan buah-buahan, makanan dan minuman yang telah dipersembahkan dalam ritual menyambut Imlek. Seperti yang terlihat saat pelaksaan ritual menyambut Imlek 2570, Senin (4/2). Pantauan wartawan, tradisi berebut buah dan makanan ini dilakukan usai penampilan atraksi Barongsai yang digelar di halaman Pasar Badung Eks Tiara Grosir. Para pedagang dan pembeli  berebut makanan dan minuman serta buah yang sudah dipersembahkan. “Berebut buah makanan dan minuman yang telah dipersembahkan itu artinya nunas merta (memohon keselamatan),” ujar Manager Koperasi Pasar Kamboja, Wayan Darni (Jero Kamboja).  Menariknya dalam berebut makanan dan minuman tersebut, seluruh sesajen makanan dan minuman serta buah harus habis. Tujuannya agar dagangan para pedagang juga laris manis direbut pembeli. “Buah dan makanan biar habis.  Semua  harus laris manis. Jadi pedagang pembeli berebut biar habis semua. Supaya dagangannya laris. Semua ikut berebut, pedagang, pegawai,  pembeli, semua biar dapat berkat,” ujarnya. Dikatakan, sebelum berebut buah, perayaan menyambut Imlek di Pasar Badung (Eks Tiara Grosir) Denpasar, juga diisi penampilan Atraksi Barongsai dan persembahyangan bersama. Tak hanya pedagang umat Tionghoa, tetapi  seluruh pedagang baik yang beragama Hindu, Kristen, Budha dan Islam juga turut berpastisipasi dalam rangkaian atraksi Tari Barongsai ini.  “Untuk ritual menyambut Imlek ini diawali dengan persembahyangan di Pura Pasar. Acara dilanjutkan dengan atraksi Barongsai dan Naga Sakti. Ritual ini untuk keselamatan kita semua. Jadi mudah-mudahan diberkati kesehatan dan rejeki,” ujarnya. Dikatakan Barongsai tidak saja tampil di halaman Pasar tetapi berkeliling menuju ke seluruh los dan kios. Hal ini sebagai simbol penebaran berkah dan rezeki kepada seluruh pedagang. Sebagai timbal baliknya pedagang memberikan angpao kepada penari Barongsai. “Kalau Barongsai itu kita percaya  maknanya memberikan rezeki sekaligus menetralisir aura-aura negatif, dengan harapan aura positif akan datang.  Dengan memberikan angpao sejatinya pedagang membagi sedikit rezekinya dengan harapan rezeki yang lebih banyak akan datang,”ujarnya. (yan)

wartawan
Wy sudarsana
Category

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TP PKK Bangli Torehkan Prestasi di Ajang "Bali Jagadhita" 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Bali. Dalam ajang Lomba Memasak Serba Ikan dan Lomba Yel-Yel Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Denpasar, Sabtu (6/6/2026), kontingen Kabupaten Bangli berhasil menyabet gelar Juara I Lomba Yel-Yel dan Juara II Lomba Memasak Serba Ikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.