Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah Berceceran di Jalan Raya, Bahayakan Pengguna Jalan

Sampah Berceceran di Jalan Raya, Bahayakan Pengguna Jalan
Bali Tribune/ata. Sampah terjatuh di badan jalan By Pass Dharma Giri Gianyar.

Balitribune.co.id | Gianyar - Pengangkut sampah malah berceceran di badan jalan. Pemandangan sampah tercecer ini tidak hanya mengusik, namun membahayakan pengguna jalan. Sampah tercecer ini terjadi di By Pass Mandara Giri, Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (07/05/2019) pagi. I Wayan Gede Antarya (40), warga Desa Peliatan, yang melintas di By Pass Mandara Giri, Buruan, mengaku nyaris celaka. Dirinya tidak menyadari ada kantong plastik penuh sampah berceceran di jalan. Dia tak tahu dari mana asalnya. Diduga, sampah itu jatuh dari truk pengangkut.

“Saya sering lihat truk sampah penuh muatan melintas tanpa memasang jaring penutup bak. Saat dibawa, sampah berterbangan di jalan raya,” ujarnya. Demikian pula sampah terbungkus plastik besar berwarna hitam, tergeletak di tengah jalan yang akhirnya berserakan setelah dilindas mobil. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, memastikan, sampah tersebut tidak berasal dari truk sampah DLH Gianyar maupun truk sampah milik desa-desa di Gianyar. Asumsinya, jika dari truk sampah yang maka cecerannya tidak akan satu saja.

“Sementara ini, sampah dalam satu kantong kresek kemungkinan dibawa pengendara motor atau mobil,” ujarnya. Terlepas dari siapunpun yang menjatuhkan sampah di jalan, hal ini tetap menjadi perhatian serius pihaknya. Terlebih, Pemkab Gianyar sangat serius dalam penanganan sampah. Pejabat asal Desa Lebih itu mengakui, kondisi ini sangat mencoreng Pemkab Gianyar yang selama ini telah sukses mengurangi pembuangan sampah sembarangan dalam setiap event besar. Dia berharap, saat mengangkut sampah truk dsb ditutup menggunakan jaring ataupun terpal.

Hal tersebut untuk menghindari sampah jatuh ke jalan. “Kami imbau masyarakat supaya lebih cermat lagi saat membawa sampah ketika akan dibuang ke TPA Temesi. Sebab kondisi ini tak hanya terjadi kali ini saja,” ungkapnya. Diharapkan, semua pihak mendambakan kebersihan. Menurut dia, kuncinya ada di masyarakat. Kalau tidak mau berprilaku hidup bersih, maka Gianyar akan sulit menjadi kota bersih. Kalau ada masyarakat yang melihat ada kendaraan yang menjatuhkan sampah di jalan, silakan foto dan laporkan ke kami, pasti kami tindak,” pungkas Pawitra. (*)

wartawan
Nyoman Astana
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.