Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah Kiriman Kumuhkan Pesisir Gianyar

SAMPAH -Petugas dari DLH kewalahan untuk mengevakuasi sampah kiriman di pantai.

BALI TRIBUNE - Sejumlah pantai yang menjadi hilir sungai, kondisi nya memprihatinkan pasca guyuran hujan dalam beberapa pekan terakhir.  Kondisi ini membuat puluhan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar kewalahan melakukan upaya pembersihan. Meskipun sejumlah komunitas lingukungan ikut ambil bagian, waktu seminggu belum juga cukup untuk mengevakuasi seluruh sampah. Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra, Selasa (27/6), mengungkapkan, sampah kiriman sebagian besar berupa sampah organik ranting ranting pohon, akar pohon dan lainnya. Disebutkan, hampir di semua bibir pantai di Kabupaten Gianyar mendapat kiriman sampah akibat hujan deras dan angin barat. “Sampah dibawa oleh arus kemungkinan dari laut lain dan sebagian juga dari hulu," ungkapnya. Meksi kegiatan pembersihan pantai dari sampah kiriman sudah dilakukan sejak sepekan yang lalu, diakuinya belum semua sampah tertangani. Tidak hanya petugas kebersihan rata-rata 100 orang petugas, dua armada truk sampah bereserta petugas pengangkutan dan juga menurunkan Satgas Kebersihan dibantu relawan. Karena itu, pihaknya memastikan upayan pembersihan pantai dilakukan secara berkelanjutan setiap hari. Hanya saja dilakukan pagi atau sore hari, tergantung cuaca pada saat tidak hujan.  Karena sampah kiriman akan terus bertambah selama musim hujan masih berlangsung. “ sampah akan terus berdatangan, karena itu,  kami bersihkan secara berkelanjutan," jelasnya.  Sebagaimana halnya pembersihan dilakukan di pantai Saba, Masceti, hingga Cucukan. Usai melakukan pencoblosan Pilkada serentak sedikitnya  200 personil petugas kebersihan dikerahkan dan terkumpul 4 truk ranting kayu dan 2 motor viar sampah plastik. “Pesisir  Gianyar selalu mendapatkan sampah kiriman. Hanya saja volumenya tidak sebanyak di Pantai lain,” jelasnya.  

wartawan
Redaksi
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.