Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Sandyagita Tutur Aji Pelayon" Jadi Sajian Pamungkas Gong Kebyar Wanita Gianyar

gong kebyar wanita gianyar
Bali Tribune / GONG KEBYAR - Gong Kebyar Wanita Sanggar Seni Lila Janaki, Duta Kabupaten Gianyar, saat tampil pada Utsawa Parade Gong Kebyar Wanita PKB XLVIII Tahun 2026.

balitribune.co.id I Gianyar - Keanggunan para penabuh perempuan berpadu dengan dinamika tabuh yang penuh energi menyelimuti Panggung Terbuka Ardha Candra, Minggu (29/6), ketika Gong Kebyar Wanita Sanggar Seni Lila Janaki, Duta Kabupaten Gianyar, menghadirkan sajian artistik yang memikat dalam Utsawa Parade Gong Kebyar Wanita PKB XLVIII Tahun 2026.

Penampilan para seniman perempuan Gianyar menghadirkan sajian utuh yang memadukan kekuatan musikal, tari, dan sastra klasik Bali. Mengusung semangat pelestarian sekaligus pengembangan seni tradisi, pementasan tersebut menjadi representasi kreativitas perempuan Bali dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Tampil dengan balutan busana bernuansa ungu silver yang melambangkan ketulusan, kesucian, keanggunan, kesetiaan, dan keberanian, para penabuh Gong Kebyar Wanita Sanggar Seni Lila Janaki menghadirkan penampilan yang anggun namun tetap enerjik. Komunitas yang beranggotakan bajang jegeg Kabupaten Gianyar tersebut menjadi simbol dedikasi generasi muda dalam mengabdi bagi kemajuan seni budaya Gianyar dan Bali.

Pementasan dibuka melalui Tabuh Kreasi "Chandra Karana" garapan I Nyoman Windha. Komposisi ini menghadirkan tafsir musikal tentang kelembutan cahaya batin perempuan Bali sebagai sumber harmoni kehidupan. Melalui dinamika khas Gong Kebyar, karya tersebut menggambarkan perempuan sebagai sosok yang menenun keseimbangan antara rasa, cipta, dan karsa, sekaligus menjadi penjaga nilai-nilai tradisi dan peradaban.

Suasana panggung kemudian semakin hidup melalui Tari Kreasi "Topeng Ganjen", karya I Wayan Darya dan Dewa Putu Selamet Raharja. Tarian yang terinspirasi dari Tari Topeng Monyer dan Tari Kebyar Duduk ini menampilkan karakter remaja yang lincah, jenaka, dan penuh pesona. Karakter khas Gianyar yang melekat dalam garapan tersebut mampu menghadirkan suasana ceria sekaligus mengundang tawa para penonton.

Sebagai penutup, Sanggar Seni Lila Janaki mempersembahkan "Sandyagita Tutur Aji Pelayon", sebuah garapan musikal yang mengangkat nilai-nilai spiritual dari Kakawin Aji Palayon. Karya tersebut mengisahkan perjalanan roh menuju kesempurnaan dan penyatuan dengan Sang Pencipta melalui lantunan syair berbahasa Kawi yang dipadukan dengan koreografi artistik, sehingga menghadirkan perenungan tentang makna kehidupan, kematian, dan kesucian jiwa.

Melalui penampilan tersebut, Duta Kabupaten Gianyar tidak hanya menampilkan kualitas musikal dan artistik yang matang, tetapi juga memperlihatkan kekayaan filosofi serta identitas budaya Bali yang tetap hidup di tangan generasi muda perempuan. Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Seni Lila Janaki menjadi salah satu suguhan yang memperkaya kemeriahan Parade Gong Kebyar Wanita dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali tahun ini.

Diwawancarai usai menyaksikan Parade Gong Kebyar Wanita, Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, mengungkapkan rasa bangga dan kekagumannya terhadap penampilan Duta Kabupaten Gianyar yang dinilai mampu menyuguhkan pertunjukan berkualitas dan memikat perhatian penonton.

“Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Seni Lila Janaki malam ini luar biasa. Garapannya matang, energinya kuat, namun tetap menampilkan keanggunan perempuan Bali. Semoga penampilan ini menjadi kebanggaan bagi Gianyar sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai dan mengembangkan seni budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agung Mayun menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar akan terus memberikan dukungan kepada para seniman yang dengan penuh dedikasi terus berkarya dan menjaga kelestarian seni budaya daerah.

"Pemerintah Kabupaten Gianyar akan selalu hadir memberikan dukungan terhadap tumbuh dan berkembangnya seni budaya sebagai identitas daerah. Semangat, dedikasi, dan kerja keras para seniman merupakan kekuatan utama yang menjaga warisan budaya Bali tetap hidup sekaligus mampu berkembang mengikuti dinamika zaman," pungkasnya.ATA
 

wartawan
ATA
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.