Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

klasik
Bali Tribune / ARJA - Duta Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian PKB XLVIII 2026 di Kalangan Ayodya, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Sanggar Titi Bah membawakan garapan Arja Klasik berjudul “Kembar Buncing”, sebuah pertunjukan yang sarat nilai spiritual, filosofi kehidupan, dan pesan tentang upaya menjaga kemurnian jiwa manusia.

Ketua sekaligus Pembina Tari Sanggar Titi Bah, I Gusti Made Sunadi, menjelaskan bahwa garapan tersebut diangkat dari cerita dalam Geguritan Ganda Wirasa yang sebelumnya pernah diproduksi oleh Keluarga Kesenian Bali RRI Denpasar.

Kisah “Kembar Buncing” menceritakan perjalanan Putra Mahkota Kerajaan Supala yang sejak kecil dibesarkan di tengah hutan untuk menghindari ancaman musuh kerajaan. Setelah dewasa, sang putra melakukan perjalanan panjang untuk mencari saudara kembarnya yang terpisah sejak kecil hingga akhirnya dipertemukan kembali di Kerajaan Candra Buwana.

Menurut Sunadi, pemilihan cerita tersebut sejalan dengan tema besar PKB XLVIII Tahun 2026, yakni Atma Kerthi, yang mengandung makna menjaga kesucian dan kemurnian jiwa sebagai bagian dari keseimbangan kehidupan manusia.

“Setiap manusia pada dasarnya memiliki kemurnian jiwa. Dalam perjalanan hidup, manusia akan berhadapan dengan berbagai karma dan godaan duniawi. Melalui konsep Atma Kerthi, manusia diajak kembali membersihkan diri untuk menemukan kemurnian tersebut,” ujarnya.

Pementasan Arja Klasik “Kembar Buncing” melibatkan 24 seniman yang terdiri dari 12 pemain dan 12 penabuh gamelan. Persiapan dilakukan sejak Februari 2026 dengan durasi pertunjukan mencapai sekitar tiga setengah jam.

Sunadi menambahkan, garapan tersebut merupakan bentuk pengembangan cerita klasik yang dialihwujudkan ke dalam seni pertunjukan Arja tanpa meninggalkan pakem dan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas kesenian Bali.

Di tengah tantangan regenerasi seniman Arja, pihaknya tetap optimistis generasi muda Bali memiliki minat dan kemampuan untuk melestarikan seni tradisi apabila diberikan ruang serta kesempatan yang memadai.
“Generasi muda harus terus diberikan wadah untuk belajar dan berkesenian. Dengan demikian, seni Arja akan tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukada, menegaskan bahwa Arja Klasik merupakan warisan seni adiluhung yang tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan karena mengandung nilai-nilai kehidupan yang relevan bagi masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa terus berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya yang tumbuh di desa-desa dan kelurahan di Kabupaten Badung.

“Arja Klasik memiliki pesan moral dan filosofi yang sangat dalam. Ini merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Sukada.

Ia berharap penampilan Sanggar Titi Bah pada PKB 2026 dapat menjadi inspirasi bagi sanggar maupun komunitas seni lainnya untuk terus menggali dan mengembangkan potensi seni tradisi yang dimiliki masing-masing wilayah.

Sukada juga menilai antusiasme generasi muda Badung terhadap seni tradisi masih sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari tingginya partisipasi dalam program Banjar Menari, yang didukung pemerintah melalui penyediaan tenaga pengajar tari dan tabuh di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda Badung masih memiliki semangat yang kuat untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai identitas daerah,” pungkasnya.

wartawan
ANA
Category

Hari Media Sosial: Ketika Kecepatan Beradu dengan Akurasi

balitribune.co.id | Hari Media Sosial di Indonesia yang jatuh pada 10 Juni tahun ini, momentum untuk melihat kembali bagaimana platform digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, mencari informasi, hingga membentuk opini publik. Dalam dua dekade terakhir, media sosial menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam penyebaran informasi.

Baca Selengkapnya icon click

Pertahankan Tata Kelola Keuangan Terbaik, Bangli Raih WTP Kesepuluh Kalinya

balitribune.co.id | Denpasar – Pemerintah Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Bangli berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Ungkap Dugaan Illegal Logging di Hutan Bali Barat, Puluhan Gelondong Kayu Jati Diamankan

balitribune.co.id I Negara - Aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi ancaman serius bagi kelestarian kawasan hutan di Bali Barat. Meski berbagai upaya pengungkapan, penindakan, hingga penegakan hukum telah berulang kali dilakukan aparat, praktik perusakan hutan tersebut ternyata masih saja terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim Opsnal Polsek Tembuku Ringkus Pencuri Bokor Slaka

balitribune.co.id I Bangli- Tidak butuh waktu yang lama, Tim Opsnal Polsek Tembuku dibawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda I Nengah Kariawan berhasil menangkap pelaku pencurian bokor slaka milik I Komang Atis (45) warga Banjar Metra Kaja  Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Pelaku  I Putu JA (26) ditangkap di rumahnya di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku pada  Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tertutup Eceng Gondok dan Gulma, TNI Normalisasi Danau Buyan

balitribune.co.id I Singaraja - Hamparan eceng gondok dan gulma yang menutupi sekitar 8 hektare kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, mulai ditangani melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.