Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sate Mujair Khas Bangli, Dulu Jajakan Sate Keliling, Kini Terima Pesanan Restoran

Bali Tribune/ SATE MUJAIR - Proses pembuatan sate mujair di Puri Kanginan, Kelurahan Kawan, Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Sebagai daerah penghasil ikan mujair, maka tidak mengherankan banyak warung makan di Bangli menawarkan berbagai olahan berbahan ikan mujair. Kuliner khas ikan mujair yang tidak asing lagi  yakni jenis  mujair nyat- nyat  dan sop kepala ikan mujair. Namun sangat jarang kita mendengar ikan mujair diolah menjadi sate. Salah satu warga menggeluti usaha sate mujair yakni Anak Agung Anom  Budiarta. Usaha yang digeluti pria asa Puri Kanginan, Kelurahan Kawan, Bangli  adalah turun temurun.
 
Ditemui di rumahnya, Anak Agung Anom Budiarta (41) mengatakan usaha sate mujair yang digelutinya merupakan warisan dari orang taunya almahum Anak Agung Anom Sukawati. “Kalau usaha sate mujair sudah digeluti orang tua kami sejak 50 tahun lalu,”ungkap  Agung Budiarta, Jumat (24/5).
 
Kata Anom Budiarta, ketika masih  duduk di bangku sekolah dasar, keseharian keliling menjual sate. “Setiap hari saya keliling pasar dan terminal menjajakan sate mujair lengkap dengan nasi putih,” sebut suami dari Anak Agung Ayu Bulan Setiawati. Keuntungan dari berjualan sate mujair tersebut digunakan untuk biaya sekolah.
 
Seiring berjalanya waktu dan kondisi orang tua muali lemah, ia mengaku langsung melanjutkan usaha orang tuanya. Kata Agung Budiarta untuk membuat olahan sate mujair sangat rumit  terutama saat memisahkan bagian daging dengan tulang. “Untuk proses peisahan antara daging dengan tulang memakan waktu yang lama, untuk olahan sate hanya dagingnya saja diambil, sementara bagian kepala kadangdiolah untuk sop atau dijadikan pepes,” sebutnya. Setelah daging ikan bersih baru di digiling  berikut bumbu sampai halus. Selanjutnya setelah proses penggilingan daging selesai dilanjutkan proses pengadonan. Agar  bau amis dari daging  ikan hilang maka saat pengadonan  diberi parutan kelapa dan agar mudah dililit dituangi santan.
 
Agung Budiarta mengaku untuk produk sate tidak lagi dijual keliling, karena justru sekarang pelanggan yang langsung datang  memesan. “Kalau dulu sempat memenuhi pesanan dari salah satu restouran di Kintamani, setiap harinya memesan samapi 500  biji,” jelasnya seraya mengaku untuk setiap harinya memang tetap membuat sate minimal 3 Kg diluar pesanan.  
 
Ia mengaku  untuk  harga sate tergantung besar kecilnya, namun minmal Rp 1500/ biji. “Untuk harga tergantung pemesan, kalau mau lilitanya besar harganya beda,” ungkap Agung Budiarta. uni
wartawan
Agung Samudra
Category

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Wisata di Bali Berhasil Raih Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan Tahun 2025

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) mengumumkan pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan. Pada tahun 2025 ini, Kemenpar RI berkolaborasi dengan salah satu bank swasta mensertifikasi 10 desa wisata di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.