Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satpol PP Denpasar Bersihkan Ratusan Atribut Ilegal

Penertiban
Bali Tribune / PENERTIBAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet di ruang publik yang terpasang tidak sesuai ketentuan, Selasa (14/4/2026).

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan penertiban besar-besaran terhadap media promosi ilegal yang melanggar estetika kota, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya baliho, spanduk, hingga pamflet yang terpasang serampangan di fasilitas umum.

Operasi penyisiran menyasar sejumlah ruas jalan protokol, di antaranya Jalan PB Sudirman, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Mahendradatta. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya 117 atribut ilegal yang terdiri dari 21 baliho, 40 pamflet, 30 banner, dan 26 spanduk.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, menyatakan bahwa penertiban ini bertujuan menjaga ketertiban umum dan keindahan wajah kota. "Titik-titik tersebut rawan pelanggaran. Banyak atribut dipaku di pohon perindang, tiang listrik, hingga rambu lalu lintas yang jelas-jelas melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan," ujar Bawa Nendra.

Meski tegas, Bawa Nendra menekankan bahwa personel di lapangan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihaknya mengimbau pelaku usaha dan masyarakat untuk menaati aturan pemasangan media promosi pada titik yang telah ditentukan. "Penertiban ini akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan demi memberikan efek jera, sekaligus memastikan Denpasar tetap nyaman dan tertata," pungkasnya.

wartawan
HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.