Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satpol PP Segel Sky Garden, Polresta Pasang Police Line

Bali Tribune/ray, Petugas kepolisian berjaga di depan Sky Garden. Disiagakan pula mobil rantis Brimob di tempat hiburan yang telah dipasangi garis polisi itu.

Balitribune.co.id | KUTA - Didera berbagai masalah hukum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menutup operasional Sky Garden, Jumat (16/08/2019) sore. Aparat kepolisian dari Polresta Denpasar kemudian memasang garis polisi di tempat hiburan yang setiap malamnya dikunjungi banyak turis asing tersebut. Masalah yang membelit Sky Garden dilaporkan ke kepolisian oleh pemilik PT ESC Urban Food Station, Titian Wilaras alias Kris, yang menjadi pemegang 66 persen saham night club tersebut. Salah satunya, pelecehan yang dialami anaknya, Pamela Wilaras, yang diduga dilakukan Manajer SDM Sky Garden, I Putu Gede Ambara Sadewa,

Titian Wilaras didamping kuasa hukumnya, Nyoman Ferri Supriadi, mengatakan, tiga laporan dari pihaknya yang langsung ditindaklanjuti. Pertama laporan terhadap Muhammad Rifan dengan nomor laporan STPDL/913/VIII/Bali/Resta DPS. Rifan dituduh melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan atau pencemaran nama baik. Yaitu dengan menyebarkan fotonya (Titian Wilaras, red)) ke sejumlah media. Dalam foto itu, Titian Wilaras duduk di salah satu ruangan di Mapolsek Kuta. Kedua, accounting Sky Garden, Yulanne Rustanti, melaporkan Direktur Sky Garden, Suwarno, tentang penggelapan dalam jabatan dengan nomor laporan STPDL/914/VIII/Bali/Resta DPS.

Suwarno diduga tidak meyerahan uang perusahaan dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi dengan kerugian Rp 1 miliar lebih. Selanjutnya, Pamela Wilaras melaporkan I Putu Gede Ambara Sadewa selaku manager SDM, dengan dugaan perbuatan pelecehan dengan nomor laporan STPL/912/VIII/2019/Bali/Resta DPS. “Ini akan dilakukan rekonstruksi. Sebagai orang tua, sangat berharap I Putu Gede Ambara Sadewa diproses secara hukum yang berlaku. Orang tua mana yang terima anak digituin. Pernyataan pertama sudah ada kok dan ditandatangani terlapor yang mengakui kesalahan karena melakukan perbuatan itu,” ungkap Titian, sebelum rekonstruksi.

Ferri Supriadi menambahkan, kejadian itu berlangsung di bagian kitchen Sky Garden. “Pamela shock dan trauma atas kejadian tersebut. Ia sempat menjalani perawatan psikologi. Bahkan ia meminta agar dalam rekonstruksi ini dipakai peran pengganti wanita karena dia masih merasa trauma atas kejadian yang menimpanya,” jelas Ferri, lebih lanjut. Tim gabungan dari Polsek Kuta, Polresta Denpasar dan Brimob Polda Bali berjumlah sekitar 50 personel dan Satpol PP Kabupaten Badung sebanyak 15 orang tiba di Sky Gerden, pukul 14.00 Wita. Saat itu juga dilangsungkan rekonstruksi terkait laporan - laporan tersebut. Polresta menangani tiga laporan, sedangkan Polsek Kuta dua laporan.

Polsek Kuta merekonstruksi laporan terkait pencurian dan penganiayaan yang dilaporkan Suwarno. Dengan pengamanan Brimob bersenjata lengkap, anggota Reskrim melakukan rekonstruksi. Rekonstruksi oleh Polresta Denpasar dipimpin Kasat Reskrim, Kompol I Wayan Arta Ariawan. Polsek Kuta dipimpin Kapolsek, AKP Teuku Ricki Fandlianshah. Lantaran para pelapor di Polsek Kuta tidak hadir, akhirnya dilangsungkan dengan peran pengganti. Dalam kasus pencurian yang dilaporkan ke Polsek Kuta itu, Kris langsung membantah. Dia mengaku sebagai pemilik, jadi sah-sah saja jika ia mengambil uang hasil penjualan di Sky Garden. Juga terkait dengan rekonstruksi dugaan penganiayaan.

Saat diperagakan ternyata yang terjadi hanyalah peristiwa penamparan. Itu terpaksa dilakukan oleh terlapor Markus Karel Senen terhadap oknum karyawan lantaran refleks karena mengetahui anak pemilik diperlakukan tak senonoh. Dalam rekonstruksi pelecehan seksual di kitchen Sky Garden, ternyata benar ada perbuatan pelecahan itu. Dalam belasan adegan yang diperagakan Pamela Wilaras, dimulai ketika 17 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 Wita, Pemela yang menjabat di bagian keuangan datang ke ruang admin kitchen Sky Garden untuk meminta data infentory kitchen kepada Ambara Sadewa. Korban disuruh duduk sebentar, namun menolak karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

Tak diduga, terlapor malah memegang pundak korban dan memaksanya duduk. Karena itu, korban sempat membentaknya. Terlapor justru menggenggam pundak Pamela lebih keras lagi sehingga ia ketakutan. Terlapor langsung menggerayangi leher korban menggunakan tangan. Salah satu tangannya dimasukan ke bagian perut korban. Terlapor sempat berkata: “Kamu cantik, badanmu bagus, tinggi, putih, dadamu besar”. Korban lalu berontak melakukan perlawanan. Terlapor kembali mengancam. “Awas kamu jangan berani ngadu, karena ini perintah atasan”. Karena ketakutan, Pamela langsung lari keluar dari ruangan itu. Usai rekonstruksi, Sky Gerden dipasangi police line.

Untuk lebih aman lagi, pihak kepolisian menempatkan satu unit mobil rantis Brimob Polda Bali di depan Sky Garden sampai masalah tersebut selesai diproses secara hukum. Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Arta Ariawan, mengatakan, Polresta dan Polsek melakukan rekonstruksi atas laporan yang diterima. Pemasangan police line untuk mengamankan TKP. “Kami bersinergi dengan Satpol PP Badung,” katanya. Adanya mobil rantis Brimob serta petugas bersenjata yang berjaga menarik wisatawan asing dan domestik untuk mengabadikan momen tersebut. Ada yang foto-foto dekat mobil rantis. Ada juga yang foto bareng anggota Brimob atau berdiri di depan garis polisi. (*)

wartawan
redaksi
Category

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PLTU Celukan Bawang Kenalkan Listrik ke Pelajar

balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click

Sadis! Remaja di Bawah Umur Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Berencana di Darmasaba

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota Satreskrim Polres Badung berhasil membongkar kasus pembunuhan berencana terhadap Dean Ade Darmawan (25). Jasad korban sebelumnya ditemukan terkubur secara tidak sempurna di kawasan persawahan, pinggir Jalan Antasura, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, pada Selasa (12/5/2026) lalu sekitar pukul 16.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi II DPRD Buleleng Evaluasi TPS3R, Dorong Desa Optimalkan Pengelolaan Sampah

balitribune.co.id I Singaraja - Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Buleleng. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Dinas PUPRPerkim, Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta perwakilan perbekel se-Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Gajah Mada Ditata, Ratusan Pedagang Pasar Senggol Direlokasi Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menuntaskan persiapan tempat sementara bagi 181 pedagang Pasar Senggol di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria. Relokasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 mendatang sebagai langkah awal rencana penataan Jalan Gajah Mada. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (19/5/2026), tempat sementara bagi masing-masing pedagang sudah disiapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.