Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Dinas dan Badan di Pemkab Tabanan Mulai Bikin Teba Modern

teba modern
Bali Tribune / TEBA - Penampakan teba modern bikinan Diskominfo dan Dinas PUPRPKP Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan – Masing-masing kantor dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan lagi berlomba-lomba membuat teba modern. Teba modern itu dibuat untuk mendukung penerapan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

Salah satu poin dari surat edaran itu adalah membuat teba modern sebagai salah satu cara untuk mengolah sampah organik. Pembuatan teba modern ini juga sempat diinstruksikan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat melakukan kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bungan Desa) belum lama ini.

Sejauh ini, sudah ada beberapa kantor dinas atau badan yang sudah membuat teba modern yang wujudnya seperti meja bundar itu. Karena wujudnya yang fungsional itu, ada yang beberapa di antaranya dilengkapi dengan tempat duduk.

Seperti buatan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) atau Dinas Pekerjaan Umum, Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila, memberikan apresiasinya terhadap beberapa dinas atau badan yang sudah membuat teba modern tersebut.

Ia menyebut, pembuatan teba modern itu sebagai komitmen Pemkab Tabanan untuk menata pengolahan sampah secara berkelanjutan..“Bukan hanya soal fasilitas pengolahan sampah saja, tapi juga mencerminkan perubahan budaya terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” kata Susila, Rabu (4/6).

Susila mengatakan, Pemkab Tabanan menargetkan seluruh dinas atau badan memiliki teba modern secara bertahap. Ia lantas mengutip instruksi bupati sebelumnya, keberadaan teba modern ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan rumahnya masing-masing. “Langkah kecil dari kantor bisa berdampak besar bagi lingkungan,” imbuhnya.

Teba modern yang sudah dibangun dilengkapi dengan fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik, pengomposan, serta sistem pencatatan volume sampah harian..Dengan pengelolaan rutin, teba ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Gerakan ini menjadi salah satu strategi Pemkab Tabanan membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan serta berbasis partisipasi aktif dan budaya lokal.

wartawan
JIN
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.