Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Wilayah Terpapar Abu Vulkanis

Tampak jalan di Desa Pengotan, Kabupaten Bangli dipenuhi abu vulkanis Gunung Agung.

BALI TRIBUNE - Sejumlah wilayah di Bali seperti di kawasan Desa Suter, Desa Abang Batundinding dan Desa Kintamani, Kabupaten Bangli terpapar hujan abu vulkanis akibat erupsi Gunung Agung. "Disini memang abunya masih tebal, ini abu yang terkumpul sejak letusan hari Kamis (28/6) yang lalu sampai saat ini kadang masih terus turun hujan abu," ujar seorang warga Desa Suter, Wayan Eka, Rabu (4/7). Di kawasan Desa Suter, abu vulkanis tampak masih menutupi atap rumah warga. Tak hanya itu, daun dan pohon-pohon yang berada di pinggir jalan juga tampak berwarna abu-abu akibat tertutup abu vulkanis dengan ketebalan yang bervariasi. Eka mengatakan, abu vulkanis tampak masih menutupi kawasan tersebut karena di wilayah tersebut sejak terjadinya hujan abu belum turun hujan sehingga warga setempat juga mengalami kesulitan air bersih. "Dampaknya di sini juga banyak warga yang tanamannya di perkebunan rusak dan mati akibat abu. Untuk ternak juga kesulitan mencari pakan karena rumputnya kena abu," katanya. Di wilayah Penelokan dan Kintamani, Batur. Abu vulkanis tampak juga menutupi sejumlah atap rumah dan pinggir jalan namun dengan intensitas yang lebih tipis dibanding di Desa Suter. "Ya memang hujan abu sempat turun disini, memang tidak terlalu terasa cuma kami tetap harus mengenakan masker karena debu kadang berterbangan terbawa kendaraan yang melintas," kata Astuti, seorang pedagang yang ada di kawasan Kintamani. Hujan abu vulkanis memang tampak masih beberapa kali terjadi setelah Gunung Agung mengalami erupsi. Sebaran arah abu juga mengarah ke sejumlah wilayah tergantung arah angin saat terjadinya erupsi. Selain Bangli, sejumlah kawasan di Tabanan juga terpapar abu vulkanik Gunung Agung, karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Tabanan membagikan ratusan masker sejak terjadi erupsi strombolian Gunung Agung. Kepala BPBD Tabanan, Gusti Ngurah Made Sucita, menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan PMI telah mendatangi dua wilayah di Kabupaten Tabanan yang terdampak akibat erupsi tersebut, yakni Desa Antapan, Baturiti dan Pasar Baturiti, Tabanan. "Kami membagikan ratusan masker dengan menyasar rumah warga dan pasar. Ada 600 masker yang dibagikan di dua lokasi terdampak debu vulkanik itu. Ini sebagai bentuk pencegahan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena itu warga harus bisa menjaga kesehatan," katanya. Belum Ganggu  Secara terpisah, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana menyatakan abu dari erupsi Gunung Agung selama beberapa kali belum mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat di daerah itu. "Khusus untuk kesehatan, sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan adanya masyarakat yang sakit karena menghirup abu Gunung Agung," kata Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr Putu Suasta, M.Kes., di Negara, kemarin. Akan tetapi, pihaknya sudah memerintahkan seluruh petugas medis, termasuk di puskesmas, untuk siap melayani pasien yang kesehatannya terganggu karena abu Gunung Agung. Dia menjelasan petugas di puskesmas bisa menangani infeksi saluran pernafasan, yang bisa terjadi saat manusia menghirup abu vulkanik gunung. "Ada atau tidaknya masyarakat yang terganggu kesehatannya karena letusan gunung, ada beberapa faktor seperti intensitas abu yang turun, daya tahan tubuh serta hal lainnya," katanya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, terkait dengan pembagian masker kepada masyarakat. Sebelumnya, BPBD Jembrana membagikan masker kepada masyarakat di Dusun Sari Kuning, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya yang wilayahnya terguyur hujan abu Gunung Agung. "Meskipun intensitasnya rendah, kami antisipasi dengan membagikan masker. Masyarakat kami imbau untuk segera melapor kepada kami jika di wilayahnya turun hujan abu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jembrana Ketut Eko Susilo. Hingga Selasa (3/7) siang, pihaknya mendapatkan laporan terjadi hujan abu ringan di beberapa wilayah, seperti di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan dan Desa Manistutu, Tukadaya, serta Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Dia mengatakan hujan abu di Kabupaten Jembrana rata-rata terjadi di daerah pegunungan atau dataran tinggi.

wartawan
Agung Samudra
Category

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.