Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekaa Brahma Diva Kencana Dikukuhkan

bupati
SEKAA OKOKAN - Motivasi kreativitas warga dalam berkesenian, Bupati Tabanan, Ni Luh Putu Eka Wiryastuti, mengukuhkan pendirian Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana di Banjar Dlod Puri Desa Pakraman Kediri Tabanan,Senin (8/8) malam.

Tabanan, Bali Tribune

Berdampak positif bagi perkembangan pariwisata, warga Tabanan diminta untuk terus melestarikan potensi seni dan budaya di masing-masing wilayahnya. Jika hal ini dapat dilakukan maka diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di wilayah bersangkutan.

Hal ini terungkap saat pengukuhan Sanggar Seni Okokan Brahma Diva Kencana oleh Bupati Putu Eka wiryastuti di Br.Dlod Puri Desa Pakraman Kediri Tabanan, Senin (8/8) malam lalu.

Hadir menemani Bupati Eka, anggota DPRD Tabanan I Made Suartha, Camat Kediri I Gusti Agung Alit Adiatmika, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Wayan Adnyana, unsur Muspika serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pernyataannya Bupati Eka berharap, semangat dan persatuan yang dimiliki kelompok itu mampu membangun dan mengembangkan tradisi turun temurun yang dimiliki Desa Pakraman Kediri.

“Ini merupakan kebudayaan yang harus tetap dilestarikan, karena dengan budaya Negara kita di kenal dengan budaya Negara kita maju,” ungkapnya.

Mengingat hal tersebut memberikan dampak yang positif bagi kemajuan sektor pariwisata di Tabanan. Bupati Eka meminta para generasi muda serta masyarakat lainnya ikut mendukung dan mencintai budaya yang ada di masing-masing wilayahnya.

“ Mudah-mudahan setelah dikukuhkan, kesenian okokan ini akan dilirik oleh para wisatawan sehingga bisa mendongkrak perekonomian warga sesuai dengan ajaran Bung Karno lewat ekonomi kerakyatannya,” imbuhnya.

Lebih jauh Bupati Eka menyebutkan, dirinya mengapresiasi upaya yang dilakukan warga Banjar Dlod Puri itu. Menurutnya hal itu akan memberikan prestasi tersendiri bagi masyarakat setempat.

“Ayo semangat kita tunjukkan bahwa okokan mempunyai nilai jual dan bisa memberikan dampak ekonomi kerakyatan sesuai ajaran Bung Karno bahwa kita harus pro rakyat, yaitu ekonomi kerakyatan,”ucap Bupati Eka member semangat.

Sementara Ketua Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana Br. Dlod Puri Kediri, I Gusti Ngurah Adnyana menyebutkan, kesenian Okokan merupakan ciri khas Desa Kediri.

Dia menuturkan, pada awalnya, kesenian ini dipentaskan untuk menghalau segala macam kesusahan yang menimpa lahan pertanian warga akibat serangan hama tanaman. “Kemudian berkembang, dipentaskan setiap bulan Maret atau tepatnya saat Pengerupukan sehari jelang Hari Raya Nyepi,”terangnya.

Ngurah Adnyana menambahkan, keberadaan Seni Okokan ini didasarkan atas keinginan dan semangat warga setempat.

Adapun tujuan utamanya, selain wahana pemersatu krama, sekaa ini dibentuk untuk membantu program pemerintah Kabupaten Tabanan.”Dengan diselenggarakannya acara ini Banjar Delod Puri berkeinginan agar sekaa okokan ini langsung bisa direstui dan dibuatkan piagam pengesahan,”ungkap Adnyana.

wartawan
Arta Jingga
Category

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Gelar Puncak Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan Tahun 2026. Upacara sakral yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026), dihadiri langsung Bupati Tabanan I Komang Sanjaya beserta Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, beserta Istri, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.