Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Adi Arnawa Menerima Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI

Bali Tribune / KUNJUNGAN KERJA - Sekda Adi Arnawa saat menerima Kunker Wakil Ketua BKSAP Putu Supadma Rudana bersama jajaran delegasi lainnya di Puspem Badung, Selasa (18/1).

balitribune.co.id | Mangupura - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua BKSAP Putu Supadma Rudana bersama jajaran delegasi lainnya di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (18/1). Turut hadir seluruh Kepala OPD atau perwakilan se-Kabupaten Badung dan Rektor Universitas Dhyana Pura I Gusti Bagus Rai Utama. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk peran strategis diplomasi parlemen dalam percepatan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) dan pemulihan ekonomi di Bali khususnya di Badung. Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengatakan pelaksanaan vaksin di Bali ini tingkat keterlibatan masyarakatnya sangat tinggi, bahkan vaksinasi umur 6-11 tahun sudah memasuki dosis kedua sesuai dengan target dari Kemenkes. Di Bali ini, apapun yang jadi kebijakan pusat dalam rangka penanganan covid-19 ini sudah dilaksanakan. Pihaknya memberikan apresiasi atas kehadiran BKSAP, karena ini menjadikan momentum di daerah untuk menyampaikan aspirasi dan kebetulan dari pihak BKSAP untuk mendapatkan informasi terkait dalam rangka percepatan pencapaian SDGS dan pemulihan ekonomi. Kalau bicara capaian SDGS dengan kondisi ekonomi yang berat akibat pandemi, yang paling penting saat ini sekarang bagaimana meyakinkan pemerintah pusat dan dunia internasional untuk membuka Bali, tentu dengan dengan indikator- indikator yang jelas. Dikatakan tentunya nanti juga dilakukan evaluasi, apabila seandainya tidak memenuhi capaian-capaian yang sesuai dengan indikator maka bisa saja ditutup sama dengan  pelaksanaan PTN (Pembelajaran Tatap Muka). “Bagaimanapun juga kami di Bali tidak akan bisa berbuat banyak tanpa pariwisata untuk saat ini. Dengan kondisi Bali yang sudah CHSE, mempunyai sertifikat dan angka vaksinasi yang tinggi serta kesiapan RS sudah ada.  Masyarakat di Bali cepat respon dan tidak ada hambatan karena semua masyarakat ingin pariwisata pulih. Kondisi inilah yang harus kita dorong, mudah- mudahan kedepannya teman-teman BKSAP bisa memperjuangkannya di pusat sehingga tidak ada keraguan pemerintah pusat untuk mencoba membuat klaster- klaster membuka pariwisata,” harapnya. Sementara Wakil Ketua BKSAP Putu Supadma Rudana mengatakan Pemerintah Pusat belum maksimal membantu pemerintah Kabupaten Badung yang terpuruk akibat pandemi ini. Pihaknya ingin hadir bersama dan menyuarakan lebih keras lagi karena Kabupaten Badung ini sudah menyumbang devisa yang sangat besar sebelum pandemi. “Kami hadir secara rendah hati untuk mengawal Bali khususnya Kabupaten Badung agar benar-benar dipandang dan diperhatikan oleh pemerintah pusat. Kami juga berkomitmen menjadi juru bicara untuk menyuarakan agar pariwisata dibuka dan menerapkan sistem yang dimana sehabis dari luar negeri harus melaksanakan karantina selama 7 hari semoga nantinya bisa menjadi 3 hari. Atau bisa mencontoh apa yang sudah di lakukan Thailand yang di mana tidak menerapkan karantina tetapi menggunakan PCR dan Turki yang hanya menggunakan Antigen, jadi apabila negatif maka wisatawan asing bisa melanjutkan liburannya,” jelasnya. Pihaknya akan menyuarakan dan berkomitmen menyampaikan ini ke semua pihak dan meyakinkan pemerintah pusah bahwa sudah saatnya Bali benar-benar di buka. Kedepannya agar penerbangan internasional tidak lagi hanya di Jakarta saja dan melakukan isolasi di Jakarta. Tetapi penerbangan luar negeri yang ingin ke Bali sebaiknya langsung landing di Bali dan melakukan isolasi di Bali.

wartawan
ANA
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.