Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Badung Hadiri Puncak Karya Melaspas Pelinggih di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong

Bali Tribune / MELASPAS - Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Puncak Karya Melaspas Pelinggih Medasar Caru Rsi Gana lan Caru Panca Rupa Piodalan Mapadudusan Alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu, Rabu (9/2).

balitribune.co.id | Mangupura - Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri Puncak Karya Melaspas Pelinggih Medasar Caru Rsi Gana lan Caru Panca Rupa Piodalan Mapadudusan Alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu, Rabu (9/2). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung Putu Parwata, anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, Ketua MDA Badung AA Putu Sutarja, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, Ketua Panitia Karya I Nengah Sudarsana, Perbekel Canggu, Bendesa adat se- Kuta Utara serta tokoh masyarakat lainnya. 

Puncak Karya ini dipuput langsung oleh Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keniten dari Griya Kediri Sangeh dan Ida Pedanda Gede Ngurah Made Dharma Kerti dari Griya Saraswati Batuan. Dalam kesempatan tersebut Sekda Adi Arnawa melaksanakan persembahyangan bersama serta menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta.  Sebelumnya  tanggal 7 Februari sudah dilaksanakan melaspas pelinggih dan Caru Rsi Gana, serta tanggal 8 Februari melaksanakan melasti dan penyineban nantinya akan dilaksanakan tanggal 12 Februari.

Dalam sambrama wacananya Sekda Adi Arnawa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat karena sudah ngayah dengan tulus ikhlas. Adi Arnawa berpesan kepada masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan di wilayahnya hendaknya dilakukan dengan rasa tulus ikhlas dan semangat gotong royong untuk menyukseskan pelaksanaan upacara tersebut.

“Terima kasih kepada masyarakat di 3 banjar yang secara swadaya sudah mampu memperbaiki Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini, ini merupakan tugas pemerintah namun karena pandemi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi fiskal khususnya di Pemkab Badung,” ujarnya.

Saat masa pandemi sekarang ini, Sekda Badung juga meminta agar Protokol Kesehatan tetap dilaksanakan dan dijaga. Semangat yang dilakukan masyarakat terhadap renovasi pura ini, tentu dilanjutkan dengan semangat ikut membantu menangani Covid-19 ini. Dengan cara mematuhi semua tahapan-tahapan Prokes yang berlaku, minimal menggunakan masker pada setiap kegiatan.

”Selalu taat prokes karena ini menjadi kunci penting kita di Badung  yang merupakan daerah pariwisata. Dimana kita semua menyadarinya bahwa pendapatan kita bersumber dari sektor pariwisata. Kalau penanganan Covid-19 tidak bisa dilaksanakan secara maksimal, maka kita tidak bisa meyakinkan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk datang ke Bali,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan Pemerintah pusat sudah memberikan privilege kepada Bali serta diizinkan membuka penerbangan internasional dan karantina di Bali. Pemerintah Pusat melihat Bali ini perlu di atensi karena masyarakat yang semakin terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Bertepatan hari ini dengan Puncak Karya Melaspas Pelinggih Medasar Caru Rsi Gana Lan Caru Panca Rupa Piodalan Mapadudusan Alit Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, mudah-mudahan Ida Hyang Widhi memberikan wara nugrahanya kepada kita semua agar Covid-19 ini cepat turun dan situasi kembali normal kembali,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Karya I Nengah Sudarsana mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung dalam hal ini Sekda Badung yang telah hadir pada saat puncak karya. Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini baru saja direnovasi dengan cara swadaya. Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini mempunyai ruko-ruko di sekitarnya  dan terdapat lahan parkir, dana sebesar Rp 3,8 M  inilah yang dipakai untuk  merenovasi.

“Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini sebelumnya memakai batu putih sekarang sudah memakai batu hitam dan yang direnovasi baru luarnya saja,  di dalamnya belum. Untuk itulah kami berharap kepada Pemkab Badung ketika pariwisata sudah normal kembali dan ekonomi kembali membaik, Kami mohon bantuan untuk melanjutkan renovasi Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong dan untuk upacara piodalan yang akan dilaksanakan di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong,” harapnya. 

wartawan
ANA
Category

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Rumah di Sibangkaja Terendam Banjir, Camat Abiansemal : Rumah Lebih Rendah dari Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Satu rumah milik warga Banjar Sangging, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung ikut terendam banjir, pada Selasa (24/2/2026). Genangan air setinggi lutut orang dewasa ini bahkan masih bertahan sampai Rabu (25/2/2026).

 

Baca Selengkapnya icon click

Jantung Pariwisata Bali Terendam, Kerugian Ekonomi Capai Miliaran Rupiah

balitribune.co.id I Mangupura -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Badung dan Denpasar pada Selasa (25/2/2026) menyisakan duka bagi pelaku industri pariwisata. Kawasan primadona seperti Kuta, Legian dan Seminyak berubah menjadi lautan air, memicu kerugian material masif yang ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. Kondisi ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan ancaman serius bagi reputasi Bali di mata internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.