Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Karangasem Membuka Kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi di Lingkungan Eksekutif dan Masyarakat

Bali Tribune / SOSIALISASI - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi di Lingkungan Eksekutif dan Masyarakat di Gedung MPP Karangasem

balitribune.co.id | AmlapuraPemkab Karangasem dalam hal ini Inspektorat Daerah (Irda) Karangasem, menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi di Lingkungan Eksekutif (Pemerintah) dan Masyarakat, Kamis (7/11) di Balroom, Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta serta dihadiri oleh Inspektur (Pemeriksa) pada Inspektorat Daeah (Irda Karangasem) Ida Bagus Swastika, serta narasumber dari penyuluh anti korupsi Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Wirasutha.

Kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi ini melibatkan Sekretaris dan Jabatan Fungsional di masing-masing OPD di Pemkab Karangasem, Kepala SD dan Kepala SMP di seluruh kecamatan di Karangasem, Ketua Komite SD dan SMP di seluruh kecamatan di Karangasem, Bendesa Madya dan Bendesa Alit MDA Karangasem. Dalam arahannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi tersebut, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta meminta seluruh pejabat dan jajaran hingga setingkat Kasi dan staff untuk bekerja dengan jujur dan disiplin serta tidak bermain-main dalam melaksanakan tugas, apalagi sampai melakukan penyimpangan yang mengarah pada tindakan atau perbuatan korupsi.

Sebab lanjut Sedana Merta, dalam melaksanakan tugas pejabat harus selalu berhati-hati dan selalu mencermati segala hal sebelum mengambil suatu kebijakan, utamanya yang berkaitan dengan anggaran. Sebab jika salah mengambil kebijakan akan berpotensi mengakibatkan kerugian negara. “Nah inilah pentingnya kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi yang kita selenggarakan hari ini. Kami ingin melakukan cegah dini dengan menutup celah-celah korupsi termasuk hal-hal yang bisa berpotensi menyebabkan kerugian negara,” tegas Sedana Merta.

Pemahaman sangat penting diberikan bagi pejabat hingga staf di seluruh OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, sehingga diharapkan seluruh ASN yang melakukan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa menyadari dan mawas diri dari hal-hal yang menyebabkan terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurutnya sangat penting untuk mengidentifikasi titik rawan korupsi, memetakan potensi kerawanan korupsi, mendorong komitmen dalam pencegahan korupsi, memperbaiki tata kelola pemerintah serta memastikan konsistensi sistem pencegahan korupsi. Dijelaskannya korupsi bisa dicegah dengan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memperbaiki sistim pelaporan keuangan dan anggaran, menanamkan pendidikan etika dan nilai-nilai integritas, meningkatkan kesadaran sosial serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dan berkolaborasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Dengan kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta akuntabel, jauh dari Korupsi Lolusi dan Nepotisme,” pungkasnya.

wartawan
AGS
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.