Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sektor Pariwisata Bali Didorong Ambil Peran Aktif Kelola Sampah

Koordinasi terkait pengelolaan sampah di hotel dan restoran
Bali Tribune / KOORDINASI - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri Rapat Koordinasi  Pengelolaan Sampah di Provinsi Bali  di Hotel The Meru Sanur, Selasa (9/6/2026).

balitribune.co.id I Denpasar - Sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) di Bali kini didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam mengatasi krisis sampah demi menjaga citra pariwisata dunia. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Peran Serta Horeka dalam Pengelolaan Sampah Provinsi Bali yang dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Hotel The Meru Sanur, Selasa (9/6/2026).

Rapat dipimpin langsung Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Mohamad Jumhur Hidayat, bersama Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati. Sinergi dua kementerian ini berfokus pada pendampingan pelaku industri pariwisata agar mengolah sampah secara mandiri dari sumbernya.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengungkapkan urgensi penanganan ini mengingat adanya transisi besar-besaran, termasuk proses penutupan empat TPA/TPS utama di sejumlah destinasi nasional, seperti TPA Suwung di Bali, TPA Piyungan di Yogyakarta, TPPAS Sarimukti di Jawa Barat, dan TPSA Cipeucang di Tangerang Selatan.

"Masalah sampah adalah persoalan bersama. Melalui pertemuan ini, kita bergerak menyamakan komunikasi demi menciptakan Bali yang bersih dan berkelanjutan," tegas Ni Luh Enik.

Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Jumhur Hidayat mengapresiasi tingginya semangat memilah sampah dari sumbernya yang ditunjukkan masyarakat Bali. Ia juga memuji langkah taktis Pemerintah Kota Denpasar yang telah mengaktifkan 23 unit TPS3R guna meminimalkan buangan akhir ke tempat pemrosesan.

"Pengelolaan sampah yang baik dari hulu tidak hanya mengurangi timbunan di TPA, tetapi juga mampu memutar roda ekonomi melalui produk turunan seperti kompos hingga bahan bakar alternatif pengganti batu bara," jelas Jumhur.

Menteri Jumhur mengingatkan bahwa proses penataan ini tidak boleh meminggirkan ekosistem pekerja informal di dalamnya, melainkan memberikan ruang agar mereka memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik.

Usai rakor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menegaskan komitmen daerah untuk menghentikan sistem pembuangan terbuka (open dumping) di TPA sesuai arahan pusat.

"Fokus utama kami adalah mengoptimalkan pemilahan di sektor Horeka dan seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi, pengawasan, serta pembinaan dengan sektor pariwisata akan diperketat demi memastikan pengelolaan berjalan konsisten," pungkas Putra Wirabawa.

wartawan
HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Rob Terjang Pantai Mongalan Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Air pasang kembali menerjang kawasan Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut menyebabkan satu rumah warga yang sudah luluh lantak, kembali diterjang ombak ganas air laut akibat abrasi yang terus terjadi di pesisir pantai tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

balitribune.co.id | Tabanan - Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sasar Tiga Desa Percontohan, Bangli Targetkan Digitalisasi Data Desa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik atau “Desa Cantik” 2026. Pencanangan dilakukan secara hybrid di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli pada Selasa (19/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sidak KEK Kura Kura Bali, Pimpinan Dewan Ingatkan Pansus TRAP Soal Ranah Kewenangan Pusat

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Provinsi Bali menyoroti pola kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dugaan pelanggaran di kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Serangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.