Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selangkah lagi Jadi Menteri

Bali Tribune/ Para Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid 2
balitribune.co.id | Jakarta - Jelang pengumuman kabinet kerja jilid II, hari Rabu (23/10), satu persatu tokoh sudah memenuhi panggilan Presiden Jokowi ke Istana. Sampai siang kemarin terhitung sudah terdapat 7 tokoh yang menghadap Presiden Jokowi.
Para tokoh yang datang memakai kemeja putih. Sebagian dari mereka ada yang blak-blakan mengakui ditawari menjadi menteri oleh Jokowi. Tapi ada juga yang masih malu-malu kucing belum mengakui. Berikut tokoh-tokoh yang dipanggil Jokowi ke Istana kemarin.
 
Mahfud MD
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD berkunjung ke Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10). Mahfud tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.33 WIB, dengan mengenakan kemeja putih dan celana bahan hitam. Dia mengaku dipanggil oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Usai bertemu Presiden Jokowi, Mahfud MD mengaku ditunjuk menjadi menjadi menteri oleh presiden. Dia mengatakan akan dilantik pada Rabu, (23/10). Namun Mahfud tidak memberi tahu akan menjadi menteri apa. Dia hanya mengatakan berdiskusi dengan Presiden Jokowi terkait masalah hukum, HAM sampai pemberantasan korupsi.
"Bisa di hukum, politik, agama. Kan saya selama ini memang disebut sebut jadi Kumham, Jaksa Agung, Menteri Agama," kata Mahfud di Istana, Senin (21/10).
2 dari 12 halaman
 
Nadiem Makarim
Nadiem Makarim mendatangi Istana Negara. Kedatangannya didahului oleh Mahfud MD dan Christiany Eugenia Tetty Paruntu.
Nadiem juga berkemeja putih tiba sekira pukul 10.19 Wib. 
Setelah bertemu Jokowi, Nadiem menyatakan kesediaannya menjadi menteri Jokowi. "Saya bersedia dan menerima. Saya sangat senang sekali hari ini menunjukkan kalau kita siap maju ke depan," katanya.
Pendiri Go-Jek ini mengakui telah diminta oleh Presiden Jokowi menjadi menteri di Kabinet Kerja periode kedua. Soal posisi, Nadiem enggan mengungkapkan dan menyebut presiden yang akan mengumumkan langsung. Nadiem mengaku telah menerima permintaan Jokowi untuk posisi menteri.
 
Tetty Paruntu
Selanjutnya yang hadir ke Istana adalah Tetty Paruntu, ia datang sekitar pukul 10.15 WIB. Dia datang mengenakan kemeja putih. Politikus Golkar ini tak mengucapkan apa-apa. Dia hanya melambaikan tangan pada para pewarta.
Tetty Paruntu menjabat Bupati Minahasa Selatan dua periode. Dia dilantik Februari 2016 lalu sebagai petahana. Sayangnya, dia tidak bertemu Presiden Jokowi. 
 
Wishnutama
Kemudian ada Wishnutama. Ia salah satu pendiri dan Komisaris Utama NET Mediatama Televisi. Setelah bertemu Jokowi, Wishnutama berbagi cerita kepada awak media. Dia mengaku berdiskusi banyak dengan Jokowi. Dia diminta membantu Jokowi dalam kabinet. Namun dia tidak menyebutkan posisi menteri yang ditetapkan Jokowi. Menurutnya, nanti akan disampaikan langsung oleh Presiden.
"Saya kebetulan tadi bapak (Presiden) menyampaikan saya diminta membantu beliau," ungkap Wishnutama di Istana.
 
Erick Thohir
Ada juga Erick Thohir yang datang ke Istana sekitar pukul 11.00 WIB. Saat Pilpres 2019 Erick adalah Ketua Tim Kemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.
Setelah bertemu dengan Jokowi, Erick mengatakan banyak membahas soal ekonomi.
"Tapi intinya bagaimana beliau memaparkan pemikiran yang kita semua wajib membantu dan ini sesuai dengan pidato beliau kemarin. Lebih banyak bahas ekonomi," kata Erick.
 
Kapolri Tito Karnavian
Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Istana Kepresidenan Jakarta. Tito datang bersama Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal dan sejumlah pejabat kepolisian lainnya.
Tito tiba di Istana sekitar pukul 12.10 WIB dengan mengenakan pakaian dinas Polri. Saat ditanya terkait kedatangannya, Tito menduga untuk membicarakan masalah keamanan.
"Dipanggil presiden, tapi saya kira ini mengenai situasi kamtibmas. Kemarin pelantikan, pengamanan pelantikan," kata Tito kepada wartawan.
 
Airlangga Hartarto
Dari partai politik ada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya Airlangga menjabat sebagai Menteri Perindustrian.
Airlangga datang ke Istana dengan mengenakan kemeja lengan panjang warna putih. Usai keluar dari Istana, Airlangga mengaku banyak ditanya Presiden Jokowi soal permasalahan ekonomi.
 
Pratikno
Sekitar pukul 14.00 WIB, Pratikno juga menyambangi Istana. Pratikno datang ke Istana dengan mengenakan kemeja putih. Dia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara. 
 
Nico Harjanto
Bersamaan dengan Pratikno, Direktur Populi Center Nico Harjanto juga datang ke Istana Negara. Nico datang dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang beserta celana bahan hitam.
 
Fadjroel Rachman
Kemudian ada juga Fadjroel Rachman yang datang ke Istana menemui Presiden Jokowi. Fadjroel Rachman datang bersama dengan Pratikno dan Nico Harjanto.
Fadjroel Rachman merupakan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
 
Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah mendatangi Istana Negara sekitar 16.00 WIB. Prabowo datang untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi. Saat tiba di istana, Prabowo nampak mengenakan kemeja putih lengan panjang.
Prabowo mengaku telah diminta Jokowi untuk membantu di pemerintahan dalam bidang pertahanan.
"Kami diminta untuk membantu beliau di bidang pertahanan dan saya sanggupi," kata Prabowo.
 
Edhy Prabowo
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo juga memenuhi undangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi datang ke Istana. Edhy nampak mengenakan kemeja putih lengan panjang saat tiba di Istana.
Saat ditanya wartawan berapa jumlah menteri yang didapat Gerindra, Prabowo Subianto memberi sinyal diberi dua kursi.
"Yang diundang ada dua (Prabowo dan Edhy Prabowo)," kata Prabowo.
Sebelumnya Edhy mengaku telah ditunjuk Prabowo Subianto untuk menjadi calon menteri Jokowi. 
wartawan
Redaksi
Category

Gubernur Koster Bahas Raperda Pengendalian Toko Modern Lindungi Warung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) berjudul Pengendalian Toko Modern Berjejaring demi melindungi perekonomian warga di warung-warung mikro (UMKM).

Gubernur Koster di Denpasar, Senin (1/12), menyampaikan ke DPRD Bali bahwa mengendalikan waralaba-waralaba yang semakin hari terus bertambah di Bali itu penting.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Asal Prancis Jadi Pengedar Narkoba

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang investor asal Prancis berinisial QAAS (35) ditangkap anggota Polres Badung karena kedapatan membawa berbagai jenis narkotika di kawasan Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung,  Jumat (28/11) sekitar pukul 13.30 WITA. Peran tersangka sebagai pengedar narkoba. Menariknya, ia sempat melakukan perlawanan saat diamankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Batalkan Putusan PN Singaraja, MA Vonis Terdakwa Kasus Penusukan 3 Tahun Penjara

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya hukum Kasasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng atas kasus pembunuhan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dengan terdakwa I Wayan Suarjana alias Jana (46), dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Melalui putusannya MA menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Suarjana setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pembunuhan.

Baca Selengkapnya icon click

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.