Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selat Bali Kurang Bersahabat, Kapal Wajib Protap Lasing

Bali Tribune / PROTAP- Petugas BPTD Satpel Gilimanuk melakukan pemeriksaan terhadap penerapan protap keselamatan pelayaran kapal di perairan selat Bali. Salah satu yang menjadi perhatian adalah lasing kendaraan.

balitribune.co.id | Negara - Kodisi perairan selat Bali kurang bersahabat akhir-akhir ini. Itu sebab,  berbagai upaya dilakukan oleh instansi terkait untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya gangguan maupun musibah pelayaran di lintas Jawa-Bali. Kapal yang melayani pengguna jasa penyeberangan pun kini wajib mengikuti protap keselamatan pelayaran.

Sejumlah nahkoda kapal yang melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mengakui belakangan ini situasi perairan kurang bersahabat. Bahkan gelombang air laut di selat Bali mencapai ketinggian lebih dari dua meter. Terlebih diperparah lagi oleh arus di perairan yang padat lalu lintas kapal ini sangat deras.

Kondisi perairan yang buruk ini diakui oleh nahkoda mengancam keselamatan pelayaran kapal. Berbagai upaya kini dilakukan oleh operator kapal penyeberangan. Nahkoda Kapal Motor Penumpang (KMP) Satria Nusantara, Mohammad Saiful Rizal mengatakan kini memperketat lasing kapal.

“Cuaca di Selat Bali memang saat inikurang bagus. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kita antisipasi dengan lasing. Termasuk muatan berat juga kita antisipasi dengan lashing. Dan kemungkinan tiga hari ke depan kita masih ada ombak juga" ujarnya.

Dalam upaya mengantisipasi kondisi selat Bali yang buruk, berbagai upaya dilakukan instansi terkait di selat Bali. Teranyar kembali dilakukan pengecekan terhadap penerapan protap keselamatan pelayaran pada masing-masing kapal yang melayani penyeberangan  lintas Jawa-Bali di jalur pelayaran selat Bali. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah lasing kendaraan.

Seluruh kapal yang beroprasi melayani pengguna jasa di selat Bali Senin (23/5) disisir oleh personil Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Mereka mengecek penerapan protap keselamatan pelayaran kapal. Salah satu protap keselamatan pelayaran yang wajib dilakukan adalah lasing yakni peningkatan kendaraan pada kapal.

Pihak BPTD Satuan Pelayanan Gilimanuk menyatakan penerapan lasing secara ketat diperlukan agar saat cuaca buruk tidak terjadi kendaraan terguling di dalam kapal sehingga mengancam keselamatan penumpang.

Kepala BPTD Satpel Gilimanuk, I Nyoman Agus Sugiarta mengatakan pengecekan protap kapal ini dilakukan secara rutin. Namun dengan adanya cuaca buruk di selat Bali pemeriksaan diintensifkan lagi,

 "Kita memang rutin. Setiap kapal diwajibkan untuk melakukan pengikatan kendaraan. Ini untuk antimasi cuaca buruk. Jadi jika terjadi cuaca buruk ini untuk antisipasi. Kalau belum diikat kita tunda. Kalau tidak diikat kita tunda keberangkatannya  hingga kendaraan di dalam kapal tersebut benar-benar terikat," ujarnya.

Pihaknya menegaskan protap lasing tersebut harus dilakukan. Pihaknya menekankan nahkoda dan awak kapal untuk mentaati dan melaksanakan seluruh protap keselamatan kapal. Apabila tidak dilakukan, pihaknya memastikan akan dikenakan sanksi tidak diijinak berlayar.

Selain penerapan protap, pihaknya juga memastikan untuk menjamin keselamatan pelayaran, apabila cuaca sangat buruk dan mengganggu pelayaran kapal, maka dilakukan buka tutup penyeberangan atau penundaan pelayaran mengikuti perkembangan kondisi di perairan.

wartawan
PAM
Category

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.