Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembilan Kali Berturut-turut Pemkab Gianyar Toreh Opini WTP

Bali Tribune/ PENGHARGAAN - Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan WTP.



balitribune.co.id | Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun anggaran 2022. Penghargaan WTP kali ini merupakan penghargaan ke-9 kali secara berturut-turut yang diraih Kabupaten Gianyar.

Penghargaan diterima Bupati Gianyar, I Made Mahayastra bersama Wakil Ketua DPRD Gianyar I Gusti Ngurah Anom Masta dan Sekda Gianyar Dewa Gede Alit Mudiarta, di Kantor BPK Perwakilan Bali, di Denpasar, Selasa (9/5/2023).

Plt. Kepala BPK Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, menyampaikan BPK RI melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk memberikan opini atas Kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Dalam berbagai kesempatan, BPK Perwakilan Provinsi Bali selalu mendorong Pemerintah Daerah untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas opini WTP yang telah diperoleh. Untuk mencapai hal ini, diperlukan peningkatan kompetensi SDM dalam pengelolaan keuangan dan teknologi informasi, karena keduanya berdampak signifikan terhadap proses pelaporan yang tepat waktu dan sesuai standar, serta menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi masalah saat ini. Pemeriksaan pelaporan keuangan sendiri, dilakukan secara intensif oleh BPK Perwakilan Bali di Kabupaten Gianyar sejak Februari-Maret 2023.

Opini WTP diraih Pemkab Gianyar secara berturut-turut sejak tahun 2014 merupakan sebuah prestasi atas penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel ini, merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah Kabupaten Gianyar kepada seluruh masyarakat Gianyar, ” ujarnya.

Inspektur Gianyar Gusti Bagus Adi Widhya Utama mengatakan, dalam opini WTP yang ke-9 kali secara berturut-turut ini, masih ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian khususnya dalam penyajian laporan keuangan. "Terkait dengan sistem akrual dan juga pencatatan atas aset tetap kita, laporan realisasi anggaran, neraca dan lain-lain, sehingga perbaikan kedepan sangat dibutuhkan. Dengan pembangunan sistem pengelolaan yang baik kami yakini bisa kita penuhi untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel sesuai arahan dari Bapak Bupati kita," ucapnya.

wartawan
ATA
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.