Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semburan Belerang Kembali Terjadi di Danau Batur

Bali Tribune/ BELERANG - Semburan belerang kembali terjadi di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (14/7).


balitribune.co.id | Bangli  - Fenomena alam berupa semburan belerang kembali  terjadi di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (14/7). Semburan belerang terjadi di tiga lokasi, yakni wilayah Seked, Desa Batur, Desa Buahan, dan Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani. Semburan belerang sempat terjadi pada Maret lalu yang mengakibatkan  matinya ribuan ekor ikan
 
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma saat dikonfirmasi mengatakan,  berdasarkan laporan dari petugas Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)  semburan belerang terpantau pada Rabu  sekira pukul 03.00 WITA . "Dari pemantauan seburan belerang yang intensitas besar ada di tiga lokasi," ujarnya.
 
Disebutkan sekitar 4 hari sebelum terjadi semburan belerang, terjadi angin kencang. Angin datang dari arah barat ke timur, kemudian dari arah timur ke barat. "Sudah ada tanda-tanda, baru dini hari tadi ada letupan belerang," sebut Kadis asal Desa/Kecamatan Tembuku ini 
 
Menurut Wayan Sarma semburan belerang memang acap kali terjadi, Biasanya semburan belerang terjadi di Bulan Februari, Maret atau pada musim dingin. "Semburan belerang rutin terjadi, hanya saja titik kemunculan berbeda dan intensitas yang berbeda. Sebetulnya warga sekitar sudah familiar dengan fenomena ini," ungkapnya seraya sejauh ini belum ditemukan kematian ikan.
 
Kata Wayan Sarma pada Bulan Maret lalu sudah sempat terjadi semburan belerang di areal Danau Batur. Lokasi terparah ada di wilayah Desa Buahan. Pada kasus tersebut tercatat puluhan ribu kilogram ikan mati. "Terparah ada di Desa Buahan, terdata ada 11.950 kilogram ikan mati. Kemudian ada juga di Desa Abang Batu Dinding dengan kematian ikan 2.400 kilogram," ujarnya.
 
Wayan Sarma menyampaikan untuk di areal Danau Batur banyak dikembangkan KJA. Adapun lokasi Songan A, Songan B, Batur Tengah, Batur Utara, Kedisan, Buahan, Abang Songan Abang Batu Dinding, Trunyan. Berdasarkan data 2020 jika di wilayah tersebut ada 134 kelompok. Sedangkan jumlah petak 12.200 buah. "Petak yang paling banyak ada di wilayah Desa Trunyan, yakni 4.082 buah," sebutnya.
 
Terpisah Perbekel Kedisan, I Nyoman Gamayana mengatakan pada Rabu pagi pihaknya mendapat informasi adanya semburan belerang. Fenomena tahunan ini sebetulnya ditakutkan para petani. Terlebih lagi kemungkinan kematian ikan dalam jumlah besar. 
 
Berkaca dari kejadian sebelumnya, banyak ikan yang hendak panen justru mati. Kurangannya O2 dalam air menyebabkan ikan-ikan mati. "Sebelumnya petani mengalami kerugian puluhan juta dampak dari fenomena alm ini,” sebutnya.  
wartawan
SAM
Category

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.