Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semeton GMT Salurkan 1.907 Paket Sembako Untuk Warga di Desa Seraya Barat

Bali Tribune / BANTUAN - Penanggungjawab GMT, I Gusti Made Tusan didampingi mantan Wakil Bupati Karangasem, I MAde Sukerana dan sejumlah anggota DPRD Karangaseme dan Provinsi saat menyerahkan bantuan sembako di GOR Desa Seraya Barat

balitribune.co.id | Amlapura - Khusus untuk mengantisipasi kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh warga di  Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Penanggungjawab Semeton GMT, I Gusti Made Tusan, yang juga suami dari Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, Selasa (23/6/2020) menyalurkkan sebanyak 1.907 paket sembako untuk warga desa setemppat.

Penyerahan sembako dilakukan secara simbolis oleh I Gusti Made Tusan, dan diterima oleh perwakilan warga, untuk selanjutnya 1.907 paket sembako bantuan pribadi dari  keluarga besar GMT tersebut dibagikan kepada warga di sembilan banjar yang ada di Desa Seraya Barat. Bantuan dari GMT ini sangat ditunggu-tunggu oleh warga di desa ini, dan begitu dua truk dan dua kendaraan pick up tiba di GOR Desa Seraya Barat, warga penerima sudah berdatangan untuk menyambut.

Namun guna mematuhi protokol kesehatan, hanya beberapa warga saja yang diminta untuk mewakili serah terima. Sementara sejumlah tokoh masyarakat Desa Seraya Barat dan anggota DPRD Karangasem dan DPRD Provinsi Bali hadir dalam penyerahan bantuan sembako tersebut, diantaranya, I Made Sukerana mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Juita anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem, I Komang Mustika Jaya, anggota DPRD Karangasem dari Frkasi Golkar, I Wayan Budi anggota DPRD Karangasem dari Hanura, Ni Kadek Weisya Kusmia Dewi, anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Gerindra, dan I Nyoman Suyasa, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Gerindra, hadir pula I Ketut Sulandra.

“Wabah Covid-19 ini menyebabkan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan, ini kemudian membuat warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hiduo sehari-hari. Kami keluarga besar GMT secara tulus ingin membantu meringankaan beban masyarakat yang terkena dampak,” ungkap I Gusti Made Tusan.

Apalagi saat ini masyarakat di Desa Seraya Barat khususnya tengah mengalami gagal panen, pihaknya menyikapi dengan serius sehingga sorenya tokoh masyarakat Desa Seraya Barat mengusulkan bantuan, langsung direspon dan keesokan harinya bantuan langsung disalurkan sesuai dengan jumlah yang diusulkan.

Ni Ketut Wartana, warga asal banjar Bungkulan, Seraya Barat, mengaku sangat terbantu dengan bantuan Sembako yang diberikan oleh GMT. Diceritakannya, hampir semua petani jagung di Desa Seraya Barat mengalami gagal panen, akibat tanamaan jagung terserang hama Ulat Grayat atau hama ulat daun. “Jagung gagal panen pak karena diserang hama ulat. Kami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan, nah untung ada bantuan sembako dari GMT sehingga kami bisa terbantu,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ni Ketut Suratni, sejak lahan jagung diserang hama, dia dan warga lainnya harus berjuang untuk bertahan hidup dengan mengulat atau menganyam tikar lontar. “Kalau ngulat ate skarang musim Corona pariwisata sepi, jadi order kerajinan ate juga mati suri. Kami akhirnya menganyam tikar sekedar bisa untuk makan. Itupun sepi pembeli pak, satu tikar yang dulunya harganya Rp. 19.000 sekarang harganya hanya Rp. 9000 saja. Kalau laku baru kami bisa beli beras,” kesahnya. Dia dan warga lainnya sangat bersyukur dan berterimakasih telah dibantu oleh Semeton GMT.

wartawan
Husaen SS.
Category

Sekda Eddy Mulya Tegaskan Pemkot Denpasar Terus Perkuat Fondasi Tata Kelola Pelayanan Publik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat fondasi tata kelola pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menyampaikan tanggapannya pada Rapat Kerja Pansus IV Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.