Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seminar Kebangsaan Balanusa Hadirkan Dosen UGM

SEMINAR
SEMINAR - Balanusa menggelar seminar kebangsaan dengan tema Nasionalis dalam Karakter, Menduina dalam Karya, Kamis (29/6).

BALI TRIBUNE - Dalam rangka Bulan Bung Karno, LSM Balanusa menggelar seminar kebangsaan dengan tema Nasionalis dalam Karakter, Menduina Dalam Karya, Kamis (29/6). Seminar dan lokakarya tersebut menghadirkan Dosen Universitas Gadjah Mada asli Tabanan I Made Andi Arsana PhD.

Pemaparan yang disampaikan oleh Andi Arsana sangat menarik sebagai dosen teknik geodesi UGM Yogyakarta. Putra asli Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga, Tabanan  yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Internasional UGM pada kesempatan itu membagi pengalamanya menjalankan tugas ke 44 negara, dan ke 5 benua. 

Mengawali pemaparanya ia mengaku kalau menyampaikan materi di seminar kebangsaan Balanusa  seperti menabur garam di lautan luas. “Karena di sini banyak hadir para tokoh masyarakat Tabanan. Seperti Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Bapak Putu Eka dan hadirin semuanya,” jelasnya. Meski demikian ia berkewajiban membagikan pengetahuan dan pengalamanya kepada generasi muda yang hadir khusunya kepada anggota Balanusa.

Ia menjelaskan bagimana perjalananya memulai pendidikan di Yogyakarta selepas tamat dari SMAN 3 Denpasar tahun 1996. Kala itu pertama kali ia merantau ke Yogyakarta dan tidak tahu siapa-siapa. Ia kemudian tinggal di  Pak Made hingga ia kuliah di UGM.  Tahun 1999 kesempatan pertamanya ke luar negeri karena menjadi juara. Negara yang dikunjungi adalah  Korea Utara. Di negeri tersebut ia diajak ke sebuah bangunan perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan. “Saya belajar banyak dari pengalaman tersebut,” jelasnya.  Setelah Korea Utara, ia mengunjungi Monako, Belanda, Swiss dan negara lainya. “Pengalaman yang saya sampaikan ini bukan bermaksud menyombongkan diri. Tapi saya ingin membuka wawasan bahwa dengan kerja keras, apapun bisa diraih,” tandasnya.

Ia yang lulusan S3 di Australia ini mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya. Bentangan Indonesai dari barat sampai timur sepanjang 5000 Kilometer. “Sedangkan bentangan Amerika saja hanya 4000 kilometer,” tandasnya. Indonesia memiliki 17 ribu pulau, 34 provinsi dan 260 juta penduduknya. “Indonesia itu ibaratnya gula,” jelasnya lagi.

Bahkan sekarang rangking ekonomi Indonesia ke 8 dari 200 negera. Di tahun 2030 akan diperlukan 113 juta terampil dalam bidang pengetahuan, teknologi dan matematika. “Berdasarkan survey sebuah lembaga internasional di tahun 2050 Indonesia menduduki peringkat 4 kekuatan ekonomi dunia,” terangnya.  Pada saat itu  akan terjadi kemudahan melakukan bisnis, peran internet menguat, konsumen mudah berubah dan inovasi adalah kunci. “Jadi pendidikan adalah kunci,” tandasnya.

Karena ke depan pertarungan di dunia bukan lagi senjata melainkan pertempuran intelektual. Ia juga menegaskan agar anak anak dan generasi muda mulai belajar bahasa Inggris. Kerena dengan bahasa Internasional tersebut mampu berkomunikasi dan meraih peluang untuk berkiprah di dunia internasional. Terlebih sekarang pintu Masyarakat Ekonomi Asean sudah terbuka. “Jangan kaget nanti, ada dagang sate jualan di depan pura berasal dari Vietnam. Dan itu akan segera terjadi,” tandasnya. Orang Indonesia juga sudah bisa bekerja di negara negara yang tergabung dalam Asean. “Semuanya kita harus sudah siapkan dari sekarang,” jelasnya.

Ketua Balanusa I Putu Eka Nurcahyadi berharap seminar Balanusa III ini bermanfaat bagi yang hadir. Tentunya juga bagi masyarakat Tabanan. “Kami juga berharap pemerintah daerah juga bisa menghadirkan putra putra Tabanan terbaik yang berkiprah di luar. Sehingga mampu memotifasi  masyarakat Tabanan khususnya para generasi muda.

Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi menyambut baik seminar kebangsaan yang digelar Balanusa. Ia pun bangga kepada Tabanan karena memiliki tokoh tokoh yang mendunia. Seperti I Ketut Maria seniman  tari , Nyoman Nuarta seniman patung , Putu Wijaya seniman sastra , Putu Leo Sutawijaya seniman lukis dan I Made Andi Arsana yang berkiprah di bidang akademis.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Gubernur Koster Tegaskan Transformasi Digital Harus Perkuat Budaya Lokal

balitribune.co.id I Bandung - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Pastikan Warga 'Bedridden' Dapat Bantuan Rp1 Juta Per Bulan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memastikan warga dengan kondisi bedridden atau tidak mampu beraktivitas secara mandiri mendapat bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan. Program tersebut kembali ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mengunjungi warga penyandang disabilitas dan bedridden di Banjar Pasekan, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Minggu (19/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Solusi Kemacetan Badung Selatan, Proyek Jalan Lingkar Barat Digenjot

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan strategis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu, (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Optimalkan Teba Modern, Pengelola Pasar Desa Adat Lelateng Ubah Sampah Jadi Kompos

balitribune.co.id I Negara - Pascapembatasan pembuangan sampah organik ke TPA Peh, penanganan sampah kini tidak hanya menjadi perhatian serius pemerintah. Komitmen mengelola sampah juga dibuktikan oleh pihak desa adat, seperti yang dlakukan pengelola Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.