Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sengaja Hebohkan Isu Virus Babi, Peternak Diminta Waspadai Ulah Nakal Spekulan

Bali Tribune/ SPEKULAN - Peternak babi diminta mewaspadi ulah oknum spekulan yang mencari keuntungan besar dengan cara menghembuskan penyakit babi sehingga menyebabkan keresahan.
Balitribune.co.id | Negara - Di tengah merebaknya isu penyakit African Swine fever (ASF) serta kasus kematian babi secara massal yang terjadi di sejumlah wilayah di Bali belakangan ini, masyarakat kini justru diminta mewaspadai oknum spekulan yang memanfaatkan situasi dengan menghembuskan isu-isu negatif dari penyakit ASF untuk mencari keuntungan yang besar.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Wayan Sutama dikonfirmasi Rabu (12/2/2020) mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan pihaknya, tercatat di Jembrana ada 74 peternak babi. Dari puluhan peternak tersebut, pupulasi babi yang ada bahkan mencapai 2.300 ekor lebih. 
“Belum lagi peternak tradisional atau skala rumah tangga,” ujarnya. 
 
Dengan jumlah populasi babi yang ada saat ini, maka pihaknya memastikan persediaan babi di Jembrana untuk kebutuhan hari raya Galungan dan Kuningan masih aman. 
 
Bahkan menurutnya, persediaan stok babi ini melebihi kebutuhan babi untuk dipotong baik oleh pedagang daging babi maupun untuk mepatung (potong babi bersama-sama) yang menurutnya hanya sekitar 1.000 ekor saja. Begitu pula pihaknya memastikan harga babi siap potong di Jembrana hingga kini tidak terpengaruh isu dan masih tetap stabil. 
 
“Warga yang biasa mepatung bisa terus melanjutkan tradisinya atau yang ingin membeli daging babi di pasar tidak perlu khawatir akan kekurangn stok. Yang jelas stok babi masih aman,” tegasnya. 
 
Selain aman secara stok, pihaknya juga memastikan babi-babi yang ada di Jembrana juga sehat dan dagingnya aman untuk dikonsumsi. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak lagi khawatir atau resah dengan isu-isu penyakit African Swine fever (ASF). Dikatakannya sampai saat ini belum ada ternak babi di Jembrana yang terdeteksi terjangkit penyakit babi yang mencuat belakangan ini. Pihaknya mengakui  ada tiga ekor babi milik warga lingkungan Biluk Poh Kangin, Tegalcangkring, Mendoyo yang mati mendadak beberapa waktu lalu.
 
Namun dipastikannya kematian ternak babi tersebut setelah dilakukan penyelidikan, bukan karena terjangkif ASF. 
 
“Terbukti dua ekor babi yang ada di kandang sebelahnya masih sehat. Jadi bukan karena ASF dan penyakit ASF itu juga bukan berisifat zoonosis atau menular ke manusia. Maka warga tidak perlu takut mengonsumsi daging babi,” jelasnya. 
 
Ditegaskannya yang harus diwaspadai masyarakat saat ini adalah ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menghembuskan isu-isu negatif dari penyakit ASF. Ulah oknum tidak bertanggungjawab tersebut menurutnya tidak lain adalah untuk mencari keuntungan yang lebih besar. 
 
Isu negatif sengaja dihembuskan sehingga peternak atau warga yang memelihara babi menjadi takut. Kondisi ini akan mempengaruhi harga jual babi, Peternak dengan kekhawatiran atas isu yang sengaja dihembuskan tersebut, akhirnya menjual babinya dengan harga yang sangat murah kepada oknum tersebut. 
 
Menyikapi persoalan tersebut, pihaknya juga telah berkordinasi dengan sejumlah leading sector terkait. 
 
“Ini yang perlu diwaspadai, kami terus melakukan sosialisasi kepada warga termasuk bekerjasama dengan bendesa adat dan majelis madya desa pekraman maupun PHDI bahwa mengonsumsi daging bai itu aman jika dimasak dengan baik,” ungkapnya. 
 
Selain melayangkan surat edaran kepada masyarakat, menjelang Galungan pihaknya juga telah mengampanyekan mengkonsumi daging babi aman yang dilaksanakan dengan makan daging babi bersama pada Kamis (13/2/2020) hari ini di Gedung Auditorium Jembrana.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gigitan HPR di Karangasem Capai 5.756 Kasus, Satu Orang Meninggal Dunia Terpapar Rabies

balitribune.co.id | Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem di Tahun 2026 ini masih cukup tinggi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Karangasem, rata-rata terjadi sebanyak 500 kasus gigitan HPR perbulan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Dorong Integrasi Kinerja ASN melalui Sistem Digital

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk mengintegrasikan proses kerja dan penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Manajemen SPBE atau Pemerintahan Digital Tahun 2026 yang digelar di Ruang Samasta BKPSDM Badung, Senin (14/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

ARRC 2026 Sepang: Rheza Danica Curi Podium AP250, AHRT Kokoh di Puncak Klasemen Tim

balitribune.co.id | Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali menunjukkan semangat juang tinggi pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. Aksi memukau Rheza Danica Ahrens dengan CBR250RR yang start dari posisi ke-30 mampu meraih podium ketiga di race pertama kelas Asia Production (AP) 250.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Perubahan 2026 Disahkan, DPRD Bangli Minta Pemkab Perkuat Kemandirian Fiskal

balitribune.co.id | Bangli – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli bersama Pemerintah Kabupaten Bangli resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan tersebut dilakukan dalam Sidang Paripurna di Ruang Sidang DPRD Bangli, Senin (14/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Selidiki Kematian WNA Australia dan Dua Anaknya di Legian

balitribune.co.id | Mangupura – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar bersama Polsek Kuta menyelidiki peristiwa tewasnya seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia berinisial SDJ (57) beserta kedua anaknya, ADS (7) dan LKS (4). Ketiganya ditemukan meninggal dunia di sebuah bungalow di kawasan Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kecamatan Kuta, Badung, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.14 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.